150 Orang Tewas Dalam Unjuk Rasa di Nigeria

oleh

weradio.co.id – Setidaknya lebih dari 150 orang dilaporkan tewas dalam unjuk rasa yang dilakukan demonstran kepada Pemerintah Nigeria sejak bulan Agustus lalu, demikian yang disampaikan oleh Amnesty Internasional.

Dikutip dari BBC, Amnesty menyebutkan bahwa militer Nigeria menggunakan peluru tajam dan berbagai langkah kekerasan lain dalam menghadapi unjuk rasa yang memperjuangkan kemerdekaan Biafra dari Nigeria. Namun hal itu dibantah oleh Polisi Nigeria. Tentara Nigeria bahkan menuding, Amnesty sengaja mencoreng reputasi mereka.

Amnesty Internasional sendiri, memiliki bukti yang kuat terkait dengan sikap represif yang dilakukan pasukan keamanan dalam mengatasi unjuk rasa. Amnesty telah melakukan wawancara dengan hampir 200 orang, dan memiliki lebih dari 100 foto dan 87 rekaman video. Salah satu kekerasan yang dituduhkan dalam laporan itu adalah ‘eksekusi di luar hukum’ tatkala 60 orang ditembak mati di Onitsha, menyusul Hari Peringatan Biafra, Mei 2016.

Tidak hanya itu, petugas keamanan yang mengawal pengunjuk rasa yang menuntut kemerdekaan Biafra dari Nigeria tersebut, juga menggunakan zat berbahaya. Beberapa orang dilaporkan menjadi korban penyiraman zat asam saat unjuk rasa terjadi. (Joe)

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!