PASAR OBLIGASI: Harga SUN Dibayangi Pelemahan Kurs Rupiah

oleh

PASAR OBLIGASI: Harga SUN Dibayangi Pelemahan Kurs Rupiah. Pada perdagangan hari ini harga SUN bergerak terbatas dengan potensi penurunan akibat pelemahan nilai tukar rupiah. Mengacu pada perdagangan sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diturup melemah terbatas sebesar 0,02% pada level Rp14.133 per dolar AS.

News, JAKARTA – Harga surat utang negara (SUN) pada perdagangan hari ini, Kamis (11/7/2019) diproyeksi tertekan pelemahan nilai tukar rupiah.

Analis MNC Sekuritas I Made Adi Saputra mengatakan pada perdagangan hari ini harga SUN bergerak terbatas dengan potensi penurunan akibat pelemahan nilai tukar rupiah. Mengacu pada perdagangan sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah terbatas sebesar 0,02% pada level Rp14.133 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah seiring dengan arah pergerakan mata uang regional yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS.

“Pada perdagangan hari ini kami perkirakan harga Surat Utang Negara akan cenderung bergerak terbatas dengan masih berpeluang untuk mengalami penurunan di tengah pelemahan nilai tukar rupiah,” ujarnya dalam riset harian yang dirilis Kamis (11/7/2019).

Menurutnya, koreksi harga di pasar surat utang global bakal berdampak negatif terhadap perdagangan SUN hari ini. Selain itu, faktor teknis mengindikasikan penurunan harga di pasar sekunder.

Indikator teknis menunjukkan harga SUN berada di area resisten. Hal ini terlihat pada SUN bertenor menengah hingga panjang yang mengakibatkan penurunan harga. Oleh karena itu, dia memproyeksikan bahwa koreksi harga pada SUN bertenor menengah dan panjang akan terjadi dalam jangka pendek.

“Indikator teknikal menunjukkan bahwa harga Surat Utang Negara berada di area resisten yang mengakibatkan penurunan harga yang terlihat pada sebagian besar surat utang negara dengan tenor penjang. Hal tersebut kami perkirakan akan membuka peluang terjadinya koreksi harga Surat Utang Negara dengan tenor menengah dan panjang dalam jangka pendek,” katanya.

Berdasarkan kondisi tersebut, Made menyarankan investor agar mencermati arah pergerakan SUN di pasar sekunder dengan memilih SUN bertenor pendek dan menengah untuk investasi jangka pendek. Adapun, dia merekomendasikan beberapa seri seperti seri FR0034, FR0053, FR0063, FR0070, FR0056, FR0064, FR0071 dan FR0073 pada perdagangan hari ini.

“Kami menyarankan kepada investor untuk tetap mencermati arah pergerakan harga Surat Utang Negara di pasar sekunder dengan melakukan strategi trading pada Surat Utang Negara bertenor pendek dan menengah bagi investor dengan horizon investasi jangka pendek,” katanya.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!