Paling Disorot Pengusaha, Mendag-Mentan Kunci Stabilkan Harga Pangan

oleh

Paling Disorot Pengusaha, Mendag-Mentan Kunci Stabilkan Harga Pangan. “Yang bersentuhan langsung dengan masyarakat itu kan adalah harga bahan pokok kan. Harga bahan pokok ini yang paling penting ada di kedua kementerian ini”

Jakarta – Sosok pemimpin Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) yang akan mengisi kabinet baru Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024 disorot dunia usaha. Pasalnya, kedua kementerian tersebut merupakan kunci kestabilan harga pangan dalam negeri.

“Yang bersentuhan langsung dengan masyarakat itu kan adalah harga bahan pokok kan. Harga bahan pokok ini yang paling penting ada di kedua kementerian ini, Mendag dan Mentan,” ungkap Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang ketika dihubungi , Jumat (12/7/2019).Sarman menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia 60% ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Sehingga, daya beli masyarakat perlu dimaksimalkan dengan menjaga stabilitas harga pangan pokok.

“Ya paling penting karena, pertama bahwa pertumbuhan ekonomi kita ditopang 60% oleh konsumsi rumah tangga. Nah, konsumsi rumah tangga itu artinya bagaimana harga pangan pokok itu bisa stabil. Supaya daya beli masyarakat kita itu betul-betul bisa stabil, dan itu sangat berkaitan dengan kedua kementerian ini,” jelas Sarman.

Sarman menuturkan, apabila nantinya ada gejolak harga pangan di pasar, kedua kementerian ini tidak saling menyalahkan. Untuk itu diperlukan sinergi dan menghilangkan ego sektoral antara Mendag dan Mentan.

“Supaya kalau terjadi gejolak harga mereka tidak saling menyalahkan, artinya perlu transparansi data. Pokoknya harus ada sinergitas di antara kedua kementerian ini, dan menghilangkan yang namanya ego sektoral,” terang dia.Selain itu, diperlukan juga latar belakang ilmu yang sesuai dengan bidang kedua kementerian tersebut.

“Kita harapkan memiliki satu latar belakang ilmu yang mumpuni di bidangnya. Pertama yang namanya pertanian, ya tentu mereka yang paham di bidang pertanian. Pertanian itu kan tugasnya hanya satu, memproduksi. Nah, berarti bagaimana strategi memproduksi harga pangan kita. Kemudian masalah perdagangan. Nah, bagaimana mampu melakukan stabilisasi harga,” pungkasnya.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!