Soal Kimi Hime, Rudiantara: Kita Tak Sembarangan Main Tutup

oleh

Soal Kimi Hime, Rudiantara: Kita Tak Sembarangan Main Tutup. Setelah konten video youtube-nya diblokir, Kimi Hime sempat curhat kepada Presiden Jokowi lewat video berdurasi lebih kurang 20 menit.

News, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan, pemerintah tidak akan asal-asalan dalam memblokir konten media sosial, termasuk pemblokiran konten video Youtube milik YouTuber Kimi Hime. “Kita enggak sembarangan main tutup atau tidak ditutup,” kata Rudiantara di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019.

Rudiantara mengatakan, pemerintah pasti mengecek terlebih dulu masalahnya. Biasanya, pemerintah akan memanggil pihak yang bermasalah untuk meminta penjelasan dan duduk bersama mencari solusi.

Tetapi, jika pihak tersebut tak memenuhi panggilan pemerintah, maka Kominfo pasti akan melakukan tindakan. Salah satunya lewat penutupan sementara konten atau situs. “Untuk memastikan datang biasanya di-suspend dulu. Dulu juga kan gitu, Tik Tok diundang-undang enggak datang, ditutup dulu, baru datang, beres, buka lagi,” kata Rudiantara.

Kementerian Kominfo sebelumnya mengajukan permohonan pemblokiran atau penghentian penayangan tiga video YouTube milik Kimi Hime kepada Google, induk usaha YouTube. Google memenuhi permohonan itu dan resmi memblokir ketiga konten yang dinilai Kominfo melanggar asas kesusilaan tersebut.

Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, dalam konferensi pers pada Rabu kemarin, menyatakan Kominfo juga mengajukan permohonan pembatasan umur untuk enam konten lainnya. Menurut dia, beberapa konten dari Kimi Hime memenuhi kategori vulgar.

Saat dilakukan profiling menyeluruh, tim Kominfo menemukan bahwa video Kimi Hime ini direspons banyak netizen. Anak-anak pun ikut mengomentari video tersebut. Hal ini lah yang menjadi dasar Kominfo memblokir tiga video YouTube Kimi Hime tersebut.

Kimi Hime kemudian mengungkapkan curahan hatinya kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi lewat video berdurasi lebih kurang 20 menit. Ia menyatakan bahwa kebijakan memblokir saat ini bukanlah solusi.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!