Final Piala Indonesia Ditunda, PSSI: Pemain Persija Tak Mau Main

oleh

Final Piala Indonesia Ditunda, PSSI: Pemain Persija Tak Mau Main. Pemain Persija Jakarta menolak memainkan laga kedua Piala Indonesia kontra PSM Makassar karena alasan keamanan.

News, Jakarta – Laga final kedua Piala Indonesia PSM Makassar vs Persija Jakarta sejatinya digelar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Ahad kemarin. Laga ini akhirnya ditunda setelah pemain Persija Jakarta menolak bermain karena alasan keamanan.

Deputi Sekjen PSSI Marshal Masita mengatakan, mayoritas pemain Persija Jakarta menolak bermain setelah pada Sabtu kemarin bus mereka dilempari batu oleh suporter tuan rumah. Meskipun telah mendapatkan jaminan, mereka tetap menolak bermain.

“Alasannya sederhana, manusiawi dan masuk akal yaitu mereka takut karena kejadian sehari sebelumnya,” ujar Marshal ketika ditemui di Makassar, Minggu malam.

Sehari sebelumnya bus yang ditumpangi rombongan Persija dilempari dengan batu oleh sejumlah pendukung PSM Makassar saat hendak kembali ke hotel usai melakukan latihan resmi di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.

Kejadian itu membuat salah satu staf Persija terluka di bagian mata dan dua pemain utama skuat berjuluk Macan Kemayoran, salah satunya pemain asing, terluka.

Pihak kepolisian sejatinya langsung bergerak cepat usai peristiwa itu terjadi. Beberapa terduga pelempar batu ditangkap.

“Yang melempar batu sepertinya masih anak-anak. Polisi juga tahu itu,” kata Marshal.

Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo dan Pelaksana tugas Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb juga langsung ke hotel tempat Persija menginap malam itu. Mereka meyakinkan tim Macan Kemayoran untuk bermain dan menjamin keamanan pada laga itu.

Marshal yang ikut dalam pertemuan tersebut mengaku sempat menghubungi CEO Persija Ferry Paulus yang masih berada di Jakarta menghadiri kongres luar biasa (KLB) PSSI. Dia juga menghubungi Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Iwan Budianto yang memimpin KLB. Iwan kemudian berkonsolidasi dengan Ferry di Ibu Kota dan hasilnya, CEO Persija itu setuju laga tetap dilanjutkan.

Namun, yang bertanding tetaplah pemain dan pelatih. Begitu sampai di Makassar pada Ahad pagi, Ferry Paulus langsung bertatap muka dengan tim dan bertanya ke mereka satu persatu soal kesediaan bermain atau tidak. Ternyata, mayoritas menjawab tidak mau berlaga.

“Pak Ferry bilang, ‘What can I do?’,” tutur Marshal.

Setelah ada permintaan resmi Persija untuk menunda laga, PSSI langsung menggelar rapat yang dihadiri pihak Persija, CEO PSM Munafri Arifuddin dan exco PSSI. Sekitar tiga jam menjelang laga, tercapailah kepastian bahwa pertandingan ditunda. Setelah itu, tim Persija dicarikan tempat aman di Makassar dan dibawa dengan kendaraan taktis Polri.

Pihak panpel pun akhirnya memberikan pengumuman resmi di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, yang sudah dipenuhi ribuan pendukung PSM Makassar. Tim PSM Makassar sendiri baru mengetahui penundaan laga itu ketika sudah berada di stadion.

 

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!