Nurdin Abdullah Jawab Soal Isu Dualisme Kepemimpinan di Sulsel

oleh

Nurdin Abdullah Jawab Soal Isu Dualisme Kepemimpinan di Sulsel . Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menjawab mengenai isu dualisme yang terjadi dalam kepemimpinannya.

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menjawab mengenai isu dualisme yang terjadi dalam kepemimpinannya, dengan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman di Provinsi Sulsel.

Isu dualisme sendiri muncul karena adanya pengesahan SK Wakil Gubernur Sulsel terkait pelantikan 193 pejabat di ruang lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulsel tanpa sepengetahuan Gubernur Sulsel.

“Enggak ada dualisme, kita komunikasi dengan baik kok,” ujar Nurdin di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).

Nurdin Abdullah

Lebih lanjut, Nurdin Abdullah pun mengungkapkan bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi dengan Andi Sudirman terkait ramainya isu berkembang soal SK pelantikan tersebut.

“Sudah, kita komunikasi terus sebenarnya, tapi kita ini kan baru. Orang-orang yang ada di dalam kan masih orang lama, ya bisa aja mereka biarin kita berjalan begitu saja,” terangnya.

Selain soal pengangkatan pejabat-pejabat pemerintahan itu, poin lainnya yang terdapat di dalam hak angket DPRD Sulsel adanya dugaan KKN dalam penempatan pejabat tertentu, dan pencopotan pejabat pimpinan tinggi pratama yang dinilai tidak berdasarkan mekanisme.

Dalam perjalanan sidang hak angket, pansus yang diketuai Kadir Halid telah memeriksa beberapa saksi seperti Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Mantan Kepala Dinas Bina Marga, Jumras yang mengaku dicopot dari jabatannya tanpa alasan yang jelas, serta adik ipar Nurdin Abdullah Taufik Fachruddin yang kini menjabat Direktur Utama Perusahaan Daerah Sulsel.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!