Kementerian BUMN serahkan piagam kepada peserta SMN asal Maluku

oleh

Kementerian BUMN serahkan piagam kepada peserta SMN asal Maluku. Rasanya yang pertama senang karena sesuatu hal yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya bahwa bisa menginjakkan kaki di ibu kota negara. Dari program ini saya bisa melihat secara langsung bagaimana situasi di ibu kota negara

Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyerahkan piagam kepada 23 peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Maluku saat kegiatan upacara bendera dalam rangka peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI, di Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta Pusat, Sabtu.

Deputi Bidang Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah yang bertugas sebagai pemimpin upacara mengatakan bahwa para peserta tersebut merupakan siswa pilihan yang selama 10 hari ke depan akan mendapatkan wawasan mengenai berbagai pengetahuan umum.

“Ya seperti pengenalan BUMN, kebudayaan, bela negara, pemanfaatan teknologi, cinta lingkungan, dan edukasi lainnya untuk memperkaya cinta bangsa dan tanah air,” katanya.

Siswa SMN telah tiba di Jakarta pada Rabu (14/8) malam, lalu dan didampingi oleh guru berprestasi, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, dan BUMN yang menjadi panitia rangkaian acara BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) di DKI Jakarta.

Hans Pirsouw yang merupakan salah satu peserta SMN asal SMK Kristen Seram Barat, Maluku, mengatakan bahwa ia merasa sangat senang dengan adanya program ini karena dirinya belum pernah datang ke ibu kota negara dan melihat maupun mendapat berbagai wawasan baru.

“Rasanya yang pertama senang karena sesuatu hal yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya bahwa bisa menginjakkan kaki di ibu kota negara. Dari program ini saya bisa melihat secara langsung bagaimana situasi di ibu kota negara,” katanya.

Ia mengaku telah mendapat pengetahuan baru tentang kebangsaan dan bela negara ketika berkunjung ke Paskhas 461 TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma selama dua hari terakhir.

“Kita diajarkan untuk disiplin seperti bangun subuh dan apel pagi, latihan jalan yang benar seperti baris berbaris, wawasan nusantara, bela negara, kemudian kita mendapatkan rasa kekeluargaan,” ujarnya.

Hans berharap agar program SMN bisa terus dilaksanakan untuk tahun-tahun ke depan agar siswa Indonesia lainnya bisa turut merasakan dan mendapat pengalaman yang ia alami.

“Semoga program ini bisa terus dilakukan agar bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang di tempat lain,” katanya.

Lebih lanjut, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat selaku PIC BHUN Wilayah DKI Jakarta menjelaskan, para siswa selanjutnya akan diberikan wawasan pendidikan di sekolah unggulan MH Thamrin Jakarta dan pengetahuan terkait BUMN dengan mengunjungi pabrik dan proyek-proyek yang ada di Jakarta dan sekitarnya.

“Mereka juga akan menuju tempat bernilai sejarah dan sosial budaya seperti Monas, Masjid Istiqlal, dan Katedral dengan menggunakan MRT, juga wawasan entrepreneurship di Rumah Kreatif BUMN,” jelasnya.

 

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!