IHSG ditutup melemah, investor khawatir dampak eskalasi perang dagang

oleh

IHSG ditutup melemah, investor khawatir dampak eskalasi perang dagang. Melambatnya perekonomian akan mempengaruhi kinerja emiten yang sahamnya tercatat di BEI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, ditutup melemah menyusul kembali memanasnya perang dagang.

IHSG ditutup melemah 28,95 poin atau 0,46 persen ke posisi 6.261,59. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 9,24 poin atau 0,94 persen menjadi 977,20.

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Selasa, mengatakan pasar saham Indonesia masih terpengaruh oleh sentimen perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang kembali memanas. Sejumlah saham eksternal pun terpengaruh, bukan hanya IHSG.

"Sentimen eksternal, terutama perang dagang masih menjadi perhatian investor. Belum adanya sinyal perang yang mereda membuat investor cukup berhati-hati menempatkan dananya pada aset saham," ujarnya.

Ia menambahkan perang dagang akan terus menjadi perhatian investor mengingat dampaknya cukup terasa bagi perekonomian global, termasuk Indonesia.

"Melambatnya perekonomian akan mempengaruhi kinerja emiten yang sahamnya tercatat di BEI," katanya.

Kendati demikian, ia berharap, dengan situasi nasional yang kondusif baik dari sisi politik, keamanan, dan data-data ekonomi yang relatif terjaga, ditambah keyakinan pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di atas lima persen dapat mengimbangi sentimen eksternal, sehingga tekanan pasar saham domestik tidak terlalu signifikan.

Sementara itu, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG masih menunjukkan pola gerak konsolidasi di tengah sentimen yang beredar cukup bervariasi.

"Momentum koreksi saham masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan pembelian, mengingat pola tren naik jangka panjang masih terlihat dalam pergerakan IHSG," katanya.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI sebanyak kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,20 miliar lembar saham senilai Rp7,87 triliun. Sebanyak 184 saham naik, 239 saham menurun, dan 133 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei menguat 4,97 poin (0,02 persen) ke ,16, Indeks Hang Seng melemah 98,70 poin (0,39 persen) ke ,85, dan Indeks Straits Times menguat 7,67 poin (0,25 persen) ke posisi 3.090,63.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!