Menteri Rini dorong BUMN bersinergi naikkan rasio elektrifikasi di NTT

oleh

Menteri Rini dorong BUMN bersinergi naikkan rasio elektrifikasi di NTT. Dengan adanya listrik kami yakin ekonomi akan menggeliat, anak-anak bisa belajar dan bisa menarik investor.

Pulau Messa, NTT – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mendorong BUMN bersinergi untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saya menyambut baik sinergi BUMN yang telah memberikan bantuan penyambungan listrik gratis bagi masyarakat NTT. Terima kasih kepada PLN dan BUMN-BUMN yang telah bersinergi melistriki 16.503 masyarakat yang tersebar di 22 kabupaten di wilayah NTT," ujar Menteri Rini di Pantai Messa, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Minggu.

Dia berharap semoga rasio elektrifikasi di NTT terus mengalami perbaikan sejalan dengan target pemerintah untuk mendorong elektrifikasi di NTT dan tentunya mampu mendorong perbaikan ekonomi masyarakat.

Pemberian bantuan penyambungan listrik gratis hasil sinergi BUMN merupakan wujud dari komitmen BUMN sebagai agen pembangunan yang tidak hanya menciptakan keuntungan tetapi juga terlibat dalam program-program yang secara nyata mendorong perbaikan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi ini, 12.503 rumah tangga tidak mampu diberikan bantuan penyambungan gratis oleh PLN dan 4.000 rumah tangga dibantu 18 BUMN.

Masyarakat yang mendapatkan bantuan merupakan masyarakat atau rumah tangga tidak mampu berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Di kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten menyampaikan PLN akan terus berupaya untuk meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) terutama daerah-daerah yang sulit dijangkau untuk mendorong perbaikan ekonomi di wilayah tersebut.

"PLN akan terus membangun dan menghadirkan infratsruktur kelistrikan di pelosok-pelosok negeri, untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan adanya listrik kami yakin ekonomi akan menggeliat, anak-anak bisa belajar dan bisa menarik investor," kata Sripeni.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!