Waskita Pastikan Tetap Berminat Bangun Jembatan Tol Balikpapan

oleh

Waskita Pastikan Tetap Berminat Bangun Jembatan Tol Balikpapan. Jembatan tol ini nantinya akan tetap terhubung dengan ibu kota negara melalui akses-akses lanjutan.

News, JAKARTA — PT Waskita Toll Road telah melakukan presentasi terkait dengan permintaan kajian ulang terhadap rencana pembangunan jembatan tol Balikpapan—Penajam Paser Utara yang diminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terkait dengan ibu kota negara baru.

Direktur Pengembangan Usaha dan Operasi PT Waskita Toll Road Muhammad Sadali mengatakan bahwa meski pihaknya sudah melakukan kajian ulang terkait jembatan tol Balikpapan—Penajam Paser Utara, letak ideal adalah letak yang sudah disampaikan awal.

“Menurut kami sih, posisinya tetap yang paling ideal ada di lokasi yang sama karena bergeser tidak mungkin, geser ke kanan akan kena bangunan dan butuh jaringan tambahan,” tuturnya kepada Bisnis, Kamis (31/10).

Menurut Sadali, dahulu ketika pihaknya merencanakan jembatan itu belum ada isu ibu kota negara baru dan telah dirancang sejak 2015 dan saat ini sudah hampir jadi, tetapi ditunda karena ada penetapan ibu kota negara  yang baru.

Dia juga menyebutkan bahwa nantinya jembatan ini akan tetap terhubung dengan ibu kota negara melalui akses-akses lanjutan.

“Nanti setelah tol akan ada jaringan atau akses-akses yang menghubungkan jembatan tol itu dengan center-nya IKN [ibu kota Negara]. Panjang jalan sampai ke center IKN itu 50 kilometer—60 kilometer, tapi itu tidak mudah perlu pembangunan tidak murah,” ujarnya.

Waskita Toll Road, kata Sadeli, juga telah melakukan presentasi terkait dengan jaringan jalan ini kepada Badan Pengatur Jalan Tol dan Ditjen Bina Marga dan saat ini dalam evaluasi.

Proyek jembatan tol Balikpapan—Penajam Paser Utara sepanjang 7,60 kilometer merupakan prakarsa dari Waskita Toll Road. Anak usaha PT Waskita Karya Tbk. itu tidak sendirian dalam pembangunan jembatan tol pertama di Kalimantan itu.

PT Waskita Toll Road menggandeng pemerintah daerah, yakni Pemprov Kalimantan Timur, Pemkot Balikpapan, dan Pemkab Penajam Paser Utara.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!