Hold Saham DADA Sekuat Baja!

Sabtu 04-10-2025,06:12 WIB
Reporter : Nonnie Rering
Editor : Nonnie Rering

Investor perlu sadar bahwa perjalanan menuju Rp230.000 per lembar saham bukanlah jalan mulus tanpa hambatan. Suspensi saham dan koreksi sahan, hampir pasti terjadi, baik harian, mingguan, bahkan bulanan, karena kenaikan signifikan akan membuat regulator “mengistirahatkan” saham untuk menjaga stabilitas pasar.

Sementara itu, aksi korporasi akan dilakukan mulai dari right issue, akuisisi lahan, hingga konsolidasi aset. Semua ini memerlukan waktu dan kesabaran. Hal tersebut menjadi dasar bahwa saham DADA bukan untuk para trader jangka pendek.

BACA JUGA:Dua Desa di Kabupaten Bogor Jadi Agunan Utang, Menteri Desa Turun Tangan

Perjalanan ini penuh turbulensi dan koreksi atas saham, akan tetapi hasil akhirnya bisa sangat manis. Bagi investor yang bersabar, hal ini menjadi peluang emas untuk meraih keuntungan luar biasa.

Analis Pasar Modal Rendy Yefta menyampaikan bahwa bagi investor yang berorientasi jangka panjang, hal ini menjadi pintu masuk untuk mendapatkan saham bagger (naik berkali-kali lipat). Namun, kata dia, para investor tetap harus memperhatikan manajemen uang (money management) dan profil risiko masing-masing.

Menurutnya, bagi pemegang saham DADA agar tidak terpengaruh dengan gejolak atau pergerakan saham harian atau pilih hold (pegang erat). Sementara bagi yang belum mengoleksi saham DADA, saat ini menjadi momentum untuk mulai berburu, sebelum saham ini benar-benar menjadi incaran global. Pasalnya, target saham DADA menuju Rp230 ribu bukan hal mustahil, tapi butuh keyakinan, kesabaran, dan keteguhan hati.

Jadi, di balik dua raksasa Jepang yang sudah yang sudah tercatat di bursa Jepang, ada nama besar Vanguard Group – “the huge big giant” investor dunia – yang berpotensi masuk melalui DADA. Jika ini terjadi, jalan menuju valuasi USD 100 miliar terbuka lebar.

BACA JUGA:Menteri Hukum Sudah Teken SK Pengurus PPP Kubu Mardiono

Bagi masyarakat awam, sederhananya adalah DADA bukan saham biasa. Ini tiket masuk ke segitiga emas Jakarta. Dan bagi yang memegangnya, hold untuk jangka panjang adalah strategi terbaik, karena saham DADA akan melakukan pembagian dividen pada tanggal 10 Oktober 2025 sehingga perdagangan bursa akan kembali normal, sudah lepas dari pemantauan khusus atau full call auction (FCA).

Kategori :

Terkait

Sabtu 04-10-2025,06:12 WIB

Hold Saham DADA Sekuat Baja!

Terpopuler