BACA JUGA:Hujan Deras, Sembilan RT di Jakarta Barat Terendam Banjir
Perwakilan dari Saung Angklung Udjo, Opik Taufiq Maulana, menyampaikan inisiatif Pop-Up Concert di Bundaran HI, Monas, dan titik-titik CFD lainnya pada 16 November adalah bukti bahwa Angklung tetap hidup dan relevan di tengah denyut nadi kota metropolitan.
“Kami membawa Angklung langsung ke tengah masyarakat urban, mengajak mereka berhenti sejenak, dan merasakan getaran harmonis bambu yang otentik, sekaligus merayakan ulang tahun Angklung sebagai Warisan UNESCO,” tandasnya.