Keberhasilan Surabaya Samator menumbangkan tim kuat seperti Medan Falcons Tirta Bhagasasi menjadi sinyal bahwa proses regenerasi mereka mulai membuahkan hasil.
Rama Fauzan muncul sebagai bintang lapangan, sementara Lyvan Taboada sukses menjadi jenderal lapangan tengah yang mampu mengatur ritme serangan dengan variatif.
Asisten pelatih Surabaya Samator Sigit Ari Widodo mengaku senang timnya bisa memetik kemenangan. Namun, dia juga tidak puas dengan penampilan Rama Ffauzan dan kawan-kawan.
"Saya tidak puas karena permainan anak-anak mencerminkan permainan individu, bukan permainan tim," ujar Sigit dalam siaran pers yang diterima Weradio.co.id.
Menurutnya, permainan di game pertama bermain secara tim. "Tapi pada game kedua dan ketiga menunjukkan permainan secara individu tidak secara tim," jelas Sigit.
Middle blocker Surabaya Samator, Teddy Oka Syahputra menilai timnya sudah bermain dengan baik. "Hanya saja sering kurang fokus di permainan," katanya.
Namun, lanjutnya, kurang fokus itu karena sebagian pemainnya ini masih terdiri dari anak-anak junior.
Dari kubu Medan Falcons, Pelatih Ariyanto Joko Sutrisno mengakui kalau tim asuhannya kurang beruntung hingga bermain lima set. "Dan itupun game kelima berlangsung hingga poin 21-19," tambah Ary.
Jadwal Minggu, 18 Januari 2026
Putri
13.00 WIB: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia
19.00 WIB: Jakarta Falcons vs Jakarta Elevtric PLN Mobile
Putra
16.00 WIB: Jakarta Bhayangkara Presisi vs Jakarta Lavani Livin Transmedia