Fungsi pengawasan ini diharapkan mampu memastikan pembangunan kota berjalan secara merata, terencana, dan berkelanjutan.
Warga Cakung Barat berharap Komisi D DPRD DKI Jakarta dapat merespons cepat keluhan masyarakat dengan mempercepat pembahasan serta realisasi anggaran pembangunan embung. Menurut warga, langkah tersebut menjadi krusial agar persoalan banjir tidak terus berulang dan menjadi beban kolektif setiap musim hujan tiba.
Di sisi lain, penanganan banjir oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta turut menjadi sorotan. Hingga berita ini disusun, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi resmi terkait langkah penanganan banjir dan rencana pembangunan embung. Namun, upaya tersebut belum memeroleh penjelasan terbuka dari Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika.
Beberapa kali upaya konfirmasi melalui sambungan telepon seluler dilaporkan tidak membuahkan hasil. Bahkan, awak media mengaku menerima respons kurang bersahabat hingga nomor kontak diblokir saat mencoba meminta klarifikasi.
BACA JUGA:Banjir 120 Cm Lumpuhkan Cakung Barat, SDA Jakarta Bungkam
Saat dilakukan konfirmasi langsung ke Kantor Dinas SDA DKI Jakarta, pihak keamanan menyampaikan bahwa Kepala Dinas kerap tidak berada di tempat. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan minimnya keterbukaan informasi publik, yang seharusnya menjadi bagian penting dalam tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Sebagai bagian dari pilar demokrasi, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang berimbang, akurat, dan berbasis fakta, sekaligus membuka ruang klarifikasi bagi seluruh pihak terkait demi kepentingan publik.
Warga Cakung Barat berharap ke depan terbangun sinergi nyata antara pemerintah daerah, DPRD DKI Jakarta, dinas teknis, dan media.
Mereka menilai langkah cepat, komunikasi terbuka, serta kebijakan yang berorientasi pada solusi jangka panjang menjadi kunci utama untuk mewujudkan lingkungan permukiman yang aman, layak huni, dan terbebas dari ancaman banjir di masa mendatang.