JAKARTA, Weradio.co.id - Duet Pramono Anung-Rano Karno tak terasa sudah memimpin satu tahun di Jakarta. Keduanyapun memberikan pengakuan jujur terkait kinerja satu tahun.
Itu dikatakan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno saat menggelar acara syukuran bertajuk “Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah” di Taman Ayodia, Jakarta Selatan, Jumat 20 Februari 2026.
Acara ini juga menjadi momentum refleksi sekaligus pemaparan capaian kinerja setahun dalam membenahi ibu kota.
"Memang persoalan-persoalan dasar masih ada. Kemacetan masih ada, banjir masih ada, kemudian persoalan polusi masih ada. Dan itulah yang secara khusus ingin minimal bisa dikurangi dari apa yang terjadi saat ini," ujar Pramono seperti dikutip Weradio dari situs pemprov DKI.
BACA JUGA:Hujan Deras Semalaman Guyur dan Genangi 61 RT dan 6 Ruas Jalan di Jakarta
Karena itu, ia memaparkan berbagai program Pemprov DKI yang tengah dijalankan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Seperti masalah banjir, Pemprov DKI melakukan normalisasi Sungai Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut, serta pengerukan sungai-sungai di Jakarta Barat.
Pramono kemudian menyampaikan capaian posisi Jakarta dalam peringkat Global City yang mengalami kenaikan dari urutan 74 menjadi 71 dalam waktu 10 bulan kepemimpinannya. Sementara terkait ketimpangan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, Pramono menyebut kini telah mengalami perbaikan.
Pramono juga menegaskan prioritas utamanya dalam meningkatkan kesejahteraan melalui bantuan sosial pendidikan yang diberikan Pemprov DKI. Seperti pemberian program Kartu Jakarta Pintar, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, pemutihan ijazah, hingga pendidikan gratis di 40 sekolah swasta.
"Dan bagi siapa pun yang menerima KJP maupun KJMU, masuk ke Ancol, Ragunan, Monas, dan sebagainya kami gratiskan," katanya.
BACA JUGA:Masuk Ancol Gratis Mulai 18 Februari 2026, Ini Persyaratannya
Pembenahan yang Lain
Tak hanya itu, berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga terus dilanjutkan meskipun APBD DKI mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Di bawah kepemimpinan Pramono-Rano, Pemprov DKI berkomitmen untuk melanjutkan penyaluran program Kartu Lansia Jakarta, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta, dan Kartu Anak Jakarta.
Di sektor kesehatan, Pemprov DKI terus berupaya menyediakan kemudahan layanan kesehatan bagi masyarakat melalui layanan Pasukan Putih. Saat ini, Jakarta telah memiliki 31 rumah sakit, 44 Puskesmas Kecamatan, dan 292 Puskesmas Pembantu di tingkat Kelurahan.
Untuk memperbanyak akses layanan kesehatan bagi masyarakat, Pemprov DKI akan membangun lagi dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Royal Batavia Cakung dan rumah sakit di lahan Sumber Waras.
Di sektor transportasi, Jakarta kini menempati peringkat ke-17 dunia untuk infrastruktur transportasi. Beberapa terobosan yang dilakukan oleh Gubernur Pramono dan Wagub Rano yakni memperluas layanan TransJabodetabek hingga daerah penyangga hingga memberikan layanan gratis bagi 15 golongan masyarakat.