Dalam posisi game point untuk Jakarta Livin Mandiri, Bandung bjb mampu memaksakan deuce dengan menyamakan skor 24-24. Bahkan, Bandung bjb sempat berbalik memimpin pada kedudukan 26-25. Namun, Jakarta Livin Mandiri mampu menyelesaikan game ini dengan keunggulan 28-26.
Seperti di dua game pertama, game ketiga juga berlangsung ketat. Bandung bjb yang sudah tidak berpeluang ke final four tetap bermain ngotot.
Di pertengahan game ketiga itu, Bandung bjb terus memimpin 16-13, 18-15. Namun disamakan tim asuhan Danai Sriwacharamaytakul menjadi 18-18. Setelah itu kedua tim saling mengejar angka 19-19, 20-20, hingga 21-21.
Selepas itu, Jakarta Livin Mandiri memimpin 24-22. Namun, Bandung bjb menyamakan skor 24-24 sehingga terjadi deuce 24-24. Bandung bjb membuat game point 25-24, tetapi Jakarta Livin Mandiri menyamakan kedudukan 25-25. Jajarta Livin Mandiri akhirnya memenangi game ini 31-29, sehingga mereka unggul skor besar 2-1.
BACA JUGA:Anggaran Rp 4,7 Triliun Serius Dipertanyakan, Zam Zam Minta Mentan Buka Data
Jakarta Livin Mandiri sepertinya akan memenangi pertandingan, karena mereka membuka game keempat dengan keunggulan 3-1.
Akan tetapi, Bandung bjb yang sudah tertinggal jauh pada kedudukan 9-14, 11-16 mampu menyamakan kedudukan, 20-20, dan kemudian berbalik unggul 23-21. Tim asuhan Risco Herlambang ini akhirnya menyamakan skor besar menjadi 2-2, setelah mereka memenangi game keempat 25-22.
Di game kelima atau game penentuan, Bansung bjb sempat memimpin pada posisi 11-8 hingga14-11. Namun dalam posisi match point itu, Jakarta Livin Mandiri mampu menyamakan 14-14 dan, bahkan, menang 16-14.
Pelatih Bandung bjb Risco Herlambang mengakui timnya ingin menutup pertandingan dengan kemenangan, sehingga mereka memberikan perlawanan sengit terhadap Jakarta Livin Mandiri."Saya ingin kami menutup pertandingan dengan hasil terbaik," tegas Risco.
BACA JUGA:Pengakuan Jujur Pramono Anung dan Rano Karno Usai Setahun Pimpin Jakarta
Menurut dia, Calista Maya Ersandita dan kawan-kawan sudah memberikan perlawanan dengan baik, meskipun akhirnya mereka menelan kekalahan.
"Tim saya ini banyak pemain muda usia. Mereka masih belum banyak pengalaman. Apalagi ini Proliga," kata Risco Herlambang.