JAKARTA, Weradio.co.id - Persija Jakarta tidak melakukan official training dan memilih beristirahat untuk menghadapi tuan rumah Maluku Utara (Malut) United dalam lanjutan Super League 2025-2026, Selasa malam, 24 Februari 2026. Padahal, Malut United dikenal sebagai tim jago kandang.
Official training atau latihan resmi lazim dilakukan tim yang akan bertanding. Namun, Persija kali ini tidak melakukannya. Tim Macan Kemayoran ini lebih memilih untuk mengistirahatkan para pemainnya.
Pelatih Persija Mauricio Souza punya alasan kuat untuk mengambil kebijakan tersebut. Salah satu alasannya karena waktu persiapan yang mereka miliki relatif singkat. Maklum, Rizky Ridho dan kawan-kawan cuma punya jeda istirahat empat hari untuk melawat ke Malut United setelah mengalahkan PSM Makassar 2-1 di kandang sendiri hari Jumat, 20 Februari 2026.
Dalam keterangan persnya yang diterima Weradio.co.id, Mauricio Souza menuturkan, "Kami sudah bersiap dan waktunya memang sudah dekat untuk pertandingan ini. Kami tidak punya banyak waktu untuk persiapan. Jadwal kami sangat padat—Jumat, Sabtu, Minggu sudah harus bermain lagi. Penerbangan kami berangkat dari Jakarta sekitar pukul 02.30 pagi dan tiba di sini (Malut) pukul 08.00 waktu lokal."
Pelatih asal Brasil ini menambahkan, dia tidak mengadakan official training karena percaya 100 persen pada timnya. Apalagi, mereka sudah bersama sejak masa persiapan sebelum kompetisi dimulai.
"Saya percaya 100 persen kepada pemain. Para pemain sedang beristirahat karena perjalanan panjang. Kami sebenarnya ingin latihan resmi hari ini, tetapi kondisi tidak memungkinkan, jadi fokus kami adalah pemulihan," ujar Souza.
"Tetapi saya sudah sampaikan kepada pemain bahwa kami sudah lama bersama, jadi kami tidak butuh waktu lama untuk persiapan. Kami sudah termotivasi dan siap menampilkan pertandingan yang bagus," tambahnya.
Jago kandang
BACA JUGA:Misteri Gunung Padang Masuk Babak Baru, Penggalian Tembus 20 Meter
Malut United bisa dibilang tim jago kandang. Dari 11 pertandingan kandang yang sudah mereka mainkan di liga sejauh ini, tim asuhan Hendri Susilo ini membukukan rekor tujuh kali menang, dua kali imbang, dan dua kali kalah.
Dalam lima pertandingan kandang terakhirnya, Malut juga menunjukkan keseimbangan yang bagus, baik dalam menyerang maupun bertahan. Ciro Alves dan kawan-kawan membukukan empat kemenangan, sekali kalah, mencetak 18 gol, dan kebobolan enam gol.
Di sisi lain, Persija memiliki catatan lima kali menang serta masing-masing tiga kali imbang dan kalah dalam 11 pertandingan tandang mereka sejauh ini. Dalam lima laga tandang terakhir skuad Macan Kemayoran memiliki catatan tiga kali menang, dua kali imbang, mencetak lima gol, dan kebobolan tiga gol.
"Malut United adalah tim yang sangat kuat, terutama saat bermain di kandang. Kami menyadari itu. Tetapi kami siap menampilkan permainan besar. Kami tidak akan berhenti bermain dengan gaya kami, itu adalah DNA tim kami," tegas Mauricio Souza.
BACA JUGA:Bersyukur dalam Kebersamaan, Berbagi Bubur, dan Ngaji Kitab di Desa Muara II