ads header
leftbanner1

Kemnaker Terus Matangkan Skema Pelindungan Program Jaminan Pensiun Bagi Pekerja

Kemnaker Terus Matangkan Skema Pelindungan Program Jaminan Pensiun Bagi Pekerja

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah--

JAKARTA, WERADIO.CO.ID  - Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, terus mematangkan Skema Pelindungan Program Jaminan Pensiun bagi pekerja. 

Hal ini merupakan salah satu bentuk program jaminan sosial, yang bertujuan untuk melindungi penghidupan dan kesejahteraan bagi pekerja ketika memasuki usia nonproduktif. 

banner body artikel 1

BACA JUGA:Kenali, Berbagai Efek Samping Mengkonsumsi Kopi Secara Berlebihan

BACA JUGA:Wow, 304 Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Karawang, 1.192 Jiwa Terdampak

banner body artikel 2

BACA JUGA:Kemnaker Kembangkan Kebijakan Ketenagakerjaan di Perdesaan Atasi Kesenjangan Teknologi Digital

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, dalam sambutannya pada acara yang bertajuk "Diskusi Reformasi dan Harmonisasi Program Jaminan Pensiun", yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (20/7), menyampaikan, dalam rangka pelindungan jaminan sosial bagi masyarakat di masa tua terkait dengan program jaminan hari tua dan jaminan pensiun, pemerintah saat ini masih perlu melakukan harmonisasi dalam memberikan pelindungan sebagai tindak lanjut dari asas gotong royong pada sistem jaminan sosial nasional sebagaimana diamanahkan dalam UU Nomor 40 Tahun 2004. 

Menaker Ida menjelaskan, berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, ada sebanyak 13,65 juta peserta Program Jaminan Pensiun dari total penduduk yang bekerja sebanyak 135,61 juta (data BPS Februari 2022). 

banner body artikel 3

"Temuan angka menunjukkan bahwa hanya sekitar 10 persen lebih pekerja yang memiliki program pensiun, hal ini perlu menjadi perhatian dan fokus kita bersama untuk bisa dicarikan solusinya, guna dapat memberikan pelindungan dan jaminan kesejahteraan bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal negara," ungkap Menaker Ida. 

Pada kesempatan ini juga, Menaker Ida, mengajak peserta diskusi untuk berkolaborasi dan berkontribusi aktif dalam menyumbangkan ide dan gagasan terbaiknya, guna melahirkan kebijakan inovatif dan skema-skema baru yang dapat mendorong kemajuan sistem jaminan pensiun di Indonesia, dengan memperhatikan pandangan dan hasil survei yang telah dilakukan oleh para pakar yang juga ikut hadir pada kesempatan kali ini. 

BACA JUGA:Begini, Cara Mencegah Gejala Tifus dan Cara Penyembuhannya

BACA JUGA:Cara Menghitamkan Rambut Tanpa Semir hanya Menggunakan Bahan Alami

Sementara itu, Dirjen PHI dan Jamsos, Indah Anggoro Putri, mengungkapkan isu-isu yang diangkat dalam diskusi ini antara lain perlunya mempersiapkan hal-hal untuk menjawab tantangan sistem jaminan pensiun dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di masa tua, serta memanfaatkan bonus demografi guna membentuk skema Program Jaminan Pensiun yang mencakup seluruh penduduk (universal coverage) dengan manfaat yang optimal. 

Pada kesempatan yang sama, Manajer Program Pelindungan Sosial, ILO Jakarta, Ippei Tsuruga, mengatakan, seiring perjalanannya saat ini, Skema Pelindungan Program Jaminan Pensiun di Indonesia masih terkendalanya skema yang tumpang tindih, untuk itu menurutnya, dalam forum ini, segera mungkin untuk dapat dibuatkannya reformasi Skema Pelindungan jaminan pensiun yang lebih efektif. Menurutnya, skema ini sangat diperlukan karena merupakan investasi jangka panjang bagi para pekerja di Indonesia. 

banner body artikel 6

 

 

 

leftbanner2
Sumber:

leftbanner3

BERITA TERKAIT

Kemnaker Terus Matangkan Skema Pelindungan Program Jaminan Pensiun Bagi Pekerja

Rabu / 20-07-2022,17:38 WIB

Hal ini merupakan salah satu bentuk program jaminan sosial, yang bertujuan untuk melindungi penghidupan dan kesejahteraan bagi pekerja ketika memasuki usia nonproduktif.

Kemnaker Terus Matangkan Skema Pelindungan Program Jaminan Pensiun Bagi Pekerja

Ida Fauziyah Dorong Peningkatan Peran Perempuan Dalam Perekonomian Nasional

Senin / 18-07-2022,13:38 WIB

Saat ini masih terjadi kesenjangan antara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) laki-laki dan perempuan di Indonesia. Di mana TPAK laki-laki yang bekerja mencapai 85%, sementara TPAK perempuan yang bekerja baru 53%.

Ida Fauziyah Dorong Peningkatan Peran Perempuan Dalam Perekonomian Nasional

Kemnaker Kembangkan Kebijakan Ketenagakerjaan di Perdesaan Atasi Kesenjangan Teknologi Digital

Senin / 18-07-2022,12:40 WIB

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi menyatakan, ketika berbicara tentang teknologi digital, kesenjangan teknologi digital di perkotaan dan perdesaan menjadi tantangan yang cukup serius.

Kemnaker Kembangkan Kebijakan Ketenagakerjaan di Perdesaan Atasi Kesenjangan Teknologi Digital

Kemnaker Sebut Keuangan Negara Dikelola Secara Profesional dan Akuntabel

Rabu / 13-07-2022,22:42 WIB

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi, mengatakan pengelolaan keuangan negara perlu dikelola dan diperiksa secara profesional, terbuka, serta bertanggung jawab sesuai aturan pokok yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Kemnaker Sebut Keuangan Negara Dikelola Secara Profesional dan Akuntabel

Kemnaker dan PT DKI Gelar Job Fair Khusus Penyandang Disabilitas Pertama di Indonesia

Selasa / 12-07-2022,13:16 WIB

Pemerintah memiliki komitmen tinggi dalam memberikan keberpihakan kepada penyandang disabilitas. Mulai dari sisi regulasi, di mana dalam UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, telah ditekankan afirmasi kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas baik di sektor publik maupun swasta.

Kemnaker dan PT DKI Gelar Job Fair Khusus Penyandang Disabilitas Pertama di Indonesia
leftbanner4
footerbanner