ads header
leftbanner1
banner body artikel 1
banner body artikel 2
banner body artikel 3
banner body artikel 6
leftbanner2
leftbanner3
leftbanner4
footerbanner

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/tmp/ci_session56gan3poerqg2k011fc6lj98aijk74e2): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/index.php
Line: 316
Function: require_once

Tingkatkan Penjagaan dan Keamanan di Pos Penyekatan, Polri Siapkan Pasukan Bersenjata

Tingkatkan Penjagaan dan Keamanan di Pos Penyekatan, Polri Siapkan Pasukan Bersenjata


Polisi tingkatkan petugas di pos-pos penyekatan||PMJ

TRENDINGNEWS - Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran virus Covid-19 ke daerah-daerah.

Salah satunya, ditetapkan peraturan larangan mudik dari tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021, bagi masyarakat Indonesia.

Penerapan larangan pun diketatkan sekaligus ditingkatkan oleh tim yang bertugas di lapangan, baik itu kepolisian, dishub, satpol PP di berbagai titik.

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, termasuk kasus jebolnya penyekatan petugas di pos perbatasan Bekasi-Karawang, kini pihak kepolisian meningkatkan penjagaan.

(BACA JUGA:Tegas! Benny Wenda Menuntut Presiden Jokowi Agar Bebaskan Victor Yeimo, Karena Alasan ini?)

Seperti diinformasikan, kali ini pihak kepolisian republik Indonesia (Polri) memperkuat penjagaan di Pos Penyekatan dengan menurunkan anggota bersenjata.

Tak hanya bertujuan memaksimalkan penjagaan, tapi juga untuk memberi perlindungan lebih bagi masyarakat, terutama dari tindak pidana dan insiden yang tak diinginkan.

Hal tersebut disampaikan, "Ketika ditempatkan personel-personel yang membawa Senjata Api, di sana dalam rangka melindungi masyarakat agar tidak menjadi korban dari kegiatan atau pun pelaku-pelaku kriminalitas," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat atau Karopenmas, Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, di Mabes Polri, Jakarta.

Operasi Ketupat ini di titik penyekatat juga untuk menjaga keamanan. Serta Brigjen Pol Rusdi Hartono menyatakan bahwa tidak semua anggotanya yang beroperasi dibekali persenjataan.

(BACA JUGA:'Bocoran' dari LAPAN, 1 Syawal Akan Tepat di Hari Kamis 13 Mei 2021)

Meski begitu, menurut Brigjen Pol Rusdi Harto, tak selalu petugas harus membawa Senjata Api saat berhadapan dengan masyarakat.

Selanjutnya, Brigjen Pol Rusdi Hartono juga telah melakukan pemetaan identifikasi terkait adanya kemungkinan-kemungkinan dari operasi penyekatan mudik.

Seperti kecelakaan hingga kemungkinan adanya tindakan kriminalitas, makanya Polri perlu menurunkan anggotanya yang dilengkapi Senjata Api.

"Dimungkinkan dari aktivitas penyekatan mudik ada terjadi kecelakaan, juga kemungkinan  akan adanya tindak kriminalitas," tegas Brigjen Pol Rusdi Hartono.

(BACA JUGA:Sudah Disetujui, Pemerintah Tunda Penerbangan Charter dari Luar Negeri Selama Pelarangan Mudik)

Sebelumnya, dari pihaknya berhasil menggagalkan terkait adanya tindak pidana di tengah Operasi Ketupat penyekatan mudik, seperti tindakan sebanyak 74 ekor anjing berhasil digagalkan oleh petugas di Kulon Progo.

Kini polisi bersenjata telah disebar ke sejumlah titik untuk meningkatkan keamanan dari adanya tindakan kriminalitas, seperti pada penyekatan Tol Bitung, Kabupaten Tengerang, Banten. ###

Tag Terkait:
Sumber:

BERITA TERKAIT

Di Indonesia Sudah Ada 10 Orang Terinfeksi Virus Covid-19 Mutasi dari India, Menkes: Pemerintah Ketatkan Jalur Masuk

Sabtu / 22-01-2022,07:55 WIB

Antisipasi lonjakan covid-19 seperti di India, Indonesia Perketat jalur masuk di beberapa titik, Virus Covid-19 Mutasi B1617

Di Indonesia Sudah Ada 10 Orang Terinfeksi Virus Covid-19 Mutasi dari India, Menkes: Pemerintah Ketatkan Jalur Masuk

India Mengkhawatirkan, Korban Covid-19 Melonjak Drastis, Rumah Sakit Makin Kewalahan

Sabtu / 22-01-2022,07:55 WIB

Kasus Covid-19 di India Melonjak Tajam, Korban Covid-19 di India Tertinggi di Dunia, Penyebaran Virus Mutasi di India, Virus Covid Baru B1617

India Mengkhawatirkan, Korban Covid-19 Melonjak Drastis, Rumah Sakit Makin Kewalahan

Jainut Tauhid Sa'adi: Tidak Mudik itu Sama Dengan Jihad Kemanusiaan, Demi Kesehatan Bersama!

Rabu / 19-01-2022,07:55 WIB

Wamenag Jainut Tauhid Sa'adi imbau warga tidak mudik dan sama saja seperti sedang jihad kemanusiaan

Jainut Tauhid Sa'adi: Tidak Mudik itu Sama Dengan Jihad Kemanusiaan, Demi Kesehatan Bersama!

Pemudik Menyerbu dan Menjebol Penyekatan di Perbatasan Bekasi-Karawang, Netizen Ikut Heboh

Selasa / 18-01-2022,07:55 WIB

Viral, video kerumunan pemudik menggunakan motor di Kedungwaringin menjebol pos penyekatan petugas

Pemudik Menyerbu dan Menjebol Penyekatan di Perbatasan Bekasi-Karawang, Netizen Ikut Heboh

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_write_close(): Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: