ads header
leftbanner1

Bisa Kok, Pergi ke Luar Kota di Atas Tanggal 6 Mei 2021, Tapi Aturan ini Tetap Harus Anda Patuhi!

Bisa Kok, Pergi ke Luar Kota di Atas Tanggal 6 Mei 2021, Tapi Aturan ini Tetap Harus Anda Patuhi!

Selain itu, “Penjagaan selama Larangan Mudik dilakukan di pintu-pintu keluar-masuk provinsi, kabupaten, kota dan tidak hanya di jalan tol,” tutur Budi,
Nah, untuk kelompok pertama yang diizinkan melakukan perjalanan adalah aparatur sipil negara atau ASN, pegawai BUMN/BUMD, Polri, TNI, dan pegawai swasta yang memiliki kepentingan pekerjaan.

(BACA JUGA:Buka-Bukaan, Krisdayanti Habiskan Dana Hingga Miliaran Rupiah Demi Jaga Kecantikan dan Awet Muda, ini Metodenya?)

banner body artikel 1

Namun semua itu harus memiliki surat tugas dengan tanda tangan basah serta cap basah dari pimpinannya setara dengan eselon II.
Begitu pun pekerja swasa atau pebisnis yang juga harus mengantongi surat tugas dari atasan. Sedangkan untuk pekerja formal, harus meminta surat keterangan dari perangkat daerah setempat.

Kelopok lain yang juga diizinkan bepergian untuk kepentingan non-mudik yakni masyarakat yang akan mengunjungi keluarga yang sakit atau meninggal. Sama halnya dengan kelompok sebelumnya, kriteria ini juga harus menyertakan surat keterangan.

banner body artikel 2

Berikutnya, ibu hamil dan ibu yang akan melahirkan. Untuk ibu hamil, mereka bisa didampingi oleh satu orang.

Sedangkan ibu melahirkan bisa didampingi dua orang. Selain ibu hamil dan melahirkan, izin pun diberikan untuk masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan darurat.

(BACA JUGA:Jainut Tauhid Sa'adi: Tidak Mudik itu Sama Dengan Jihad Kemanusiaan, Demi Kesehatan Bersama!)

banner body artikel 3

Nantinya, kelompok-kelompok yang diperbolehkan bepergian itu wajib melakukan karantina 5x24 jam setibanya di tempat tujuan.

Fasilitas karantina menggunakan tempat yang disediakan oleh pemerintah daerah atau hotel dengan biaya mandiri.

Aturan Larangan Mudik dan pengetatan perjalanan tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Dalam SE tersebut, dijelaskan bahwa setiap anggota masyarakat dilarang melakukan perjalanan antarkota/kabupaten/provinsi/negara untuk tujuan mudik.

Dalam pasal 93 yang disebutkan bahwa hukuman kurungan paling lama adalah setahun dan denda maksimal hingga Rp 100 juta bila melanggar aturan mudik ini. ###

leftbanner2
Tag Terkait:
Sumber:

leftbanner3

BERITA TERKAIT

Siap-Siap! Besok Larangan Mudik 2021 Mulai Diberlakukan, Menhub Koordinasi Maksimal dengan Kepala Daerah!

Kamis / 20-01-2022,07:55 WIB

Menhub Budi Karya Sumadi sebut masih ada 18 juta orang yang nekat mudik pakai mobil pribadi, ini alasannya?

Siap-Siap! Besok Larangan Mudik 2021 Mulai Diberlakukan, Menhub Koordinasi Maksimal dengan Kepala Daerah!

Bisa Kok, Pergi ke Luar Kota di Atas Tanggal 6 Mei 2021, Tapi Aturan ini Tetap Harus Anda Patuhi!

Rabu / 19-01-2022,07:55 WIB

Syarat dan ketentuan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke luar kota, non mudik

Bisa Kok, Pergi ke Luar Kota di Atas Tanggal 6 Mei 2021, Tapi Aturan ini Tetap Harus Anda Patuhi!

Jainut Tauhid Sa'adi: Tidak Mudik itu Sama Dengan Jihad Kemanusiaan, Demi Kesehatan Bersama!

Rabu / 19-01-2022,07:55 WIB

Wamenag Jainut Tauhid Sa'adi imbau warga tidak mudik dan sama saja seperti sedang jihad kemanusiaan

Jainut Tauhid Sa'adi: Tidak Mudik itu Sama Dengan Jihad Kemanusiaan, Demi Kesehatan Bersama!

Pemudik Menyerbu dan Menjebol Penyekatan di Perbatasan Bekasi-Karawang, Netizen Ikut Heboh

Selasa / 18-01-2022,07:55 WIB

Viral, video kerumunan pemudik menggunakan motor di Kedungwaringin menjebol pos penyekatan petugas

Pemudik Menyerbu dan Menjebol Penyekatan di Perbatasan Bekasi-Karawang, Netizen Ikut Heboh
leftbanner4
footerbanner