ads header
leftbanner1
banner body artikel 1
banner body artikel 2
banner body artikel 3
banner body artikel 6
leftbanner2
leftbanner3
leftbanner4
footerbanner

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/tmp/ci_session8r2qkoeq8i78j16bt55p7ufqp9fhrhpg): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/index.php
Line: 316
Function: require_once

Izin Pengumpulan Uang dan Barang ACT Dicabut Kemensos, Ini Alasannya

Izin Pengumpulan Uang dan Barang ACT Dicabut Kemensos, Ini Alasannya

Logo Aksi Cepat Tanggap (ACT) care for humanity.--

JAKARTA, WERADIO.CO.ID - Kementerian Sosial mencabut Izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (Pub) yang telah diberikan kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap  (Act) Tahun 2022, terkait adanya dugaan pelanggaran peraturan yang dilakukan oleh pihak Yayasan. 

Pencabutan itu dinyatakan dalam Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 133/HUK/2022 tanggal 5 Juli 2022 tentang Pencabutan Izin Penyelenggaraan Pengumpulan Sumbangan Kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap di Jakarta Selatan yang ditandatangani oleh Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendi (5/7).

BACA JUGA:Kementerian PANRB Cabut Predikat WBK Empat Instansi Pemerintah, Ini Daftar Kasusnya

BACA JUGA:Ternyata Corona Masih Ada, Jabodetabek Naik Status Level 2

BACA JUGA:BREAKING NEWS! Mendagri Tito Karnavian Ditunjuk Jokowi Sebagai Menteri PANRB Ad Interim

“Jadi alasan kita mencabut dengan pertimbangan karena adanya indikasi pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Sosial sampai nanti menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat Jenderal baru akan ada ketentuan sanksi lebih lanjut”, kata Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendi di kantor Kemensos (5/7).

Berdasarkan ketentuan Pasal 6 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1980 tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan berbunyi “Pembiayaan usaha pengumpulan sumbangan sebanyak-banyaknya 10% (sepuluh persen) dari hasil pengumpulan sumbangan yang bersangkutan”. 

Sedangkan dari hasil klarifikasi, Presiden Act lbnu Khajar mengatakan bahwa menggunakan rata-rata 13,7% dari dana hasil pengumpulan uang atau barang dari masyarakat sebagai dana operasional yayasan. 

Angka 13,7% tersebut tidak sesuai dengan ketentuan batasan maksimal 10%. Sementara  itu, Pub Bencana seluruhnya disalurkan kepada masyarakat tanpa ada biaya operasional dari dana yang terkumpul.

BACA JUGA:5 Tempat Wisata di Bogor dan Harga Tiketnya, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

BACA JUGA:Indonesia Tetapkan Status Keadaan Tertentu Darurat PMK, Kasus Meluas ke 22 Provinsi

Lebih lanjut Muhadjir mengatakan bahwa pemerintah responsif terhadap hal-hal yang sudah meresahkan masyarakat dan selanjutnya akan melakukan penyisiran terhadap ijin-ijin yang telah diberikan kepada yayasan lain dan untuk memberikan efek jera agar tidak terulang kembali.

Pada hari Selasa (5/7) Kementerian Sosial telah mengundang pengurus Yayasan Act yang dihadiri oleh Presiden Act Ibnu Khajar dan pengurus yayasan untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait dengan pemberitaan yang berkembang di masyarakat.

Tag Terkait: izin pub act dicabut kemensos
Sumber:

BERITA TERKAIT

Izin Pengumpulan Uang dan Barang ACT Dicabut Kemensos, Ini Alasannya

Rabu / 06-07-2022,11:13 WIB

Pencabutan itu dinyatakan dalam Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 133/HUK/2022 tanggal 5 Juli 2022 tentang Pencabutan Izin Penyelenggaraan Pengumpulan Sumbangan Kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap di Jakarta Selatan yang ditandatangani oleh Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendi (5/7).

Izin Pengumpulan Uang dan Barang ACT Dicabut Kemensos, Ini Alasannya

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_write_close(): Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: