JAKARTA, Weradio.co.id - Erling Haaland yang marah menyebut timnya, Manchester City, kekurangan energi alias loyo setelah mereka gagal memenangi pertandingan tandang kelima berturut -turut di Liga Champions.
Mantan bek Tottenham Hotspur Eric Dier mencetak gol penyeimbang bagi Monaco pada menit ke-90 melalui penalti yang kontroversial. Kaki pemain pengganti Man City Nico Gonzalez mengenai wajah Dier sehingga wasit asal Spanyol Jesus Gil Manzano langsung menunjuk titik putih. Sebuah keputusan yang membuat darah Pelatih Man City Pep Guardiola mendidih.
Tapi Haaland, yang mencetak kedua gol Man City pada malam itu, menolak untuk membuat alasan atas hasil imbang 2-2 tersebut.
"Tentu saja rasanya tidak enak, kami tidak menang. Kami melakukan hal-hal yang tidak perlu di babak kedua dan saya tidak berpikir kami bermain cukup baik, kami tidak pantas menang dan itulah sebabnya," tegas Haaland sebagaimana dilansir Dailymail.co.uk seperti dibaca Weradio.co.id.
BACA JUGA:Bukayo Saka Datang dari Bangku Cadangan untuk Pastikan Kemenangan Menegangkan bagi Arsenal
Haaland melanjutkan, "Energi, kami membutuhkan lebih banyak energi. Kami perlu mendapatkan energi lebih banyak seperti yang kami dapatkan di babak pertama."
"Kami mendominasi lebih banyak dan sekarang di babak kedua, mereka (Monaco) mengambil keuntungan lebih banyak dan saya tidak berpikir itu cukup baik," tambahnya.
Pertandingan mencapai titik didih setelah Monaco dianugerahi penalti di menit-menit terakhir, yang dikonversi dengan cerdas sehingga membuat kiper Manchester Gianluigi Donnarumma salah mengantisipasi.
Pemain dan staf terlibat dalam keributan ketika wasit Jesus Gil Manzano pergi ke monitor video asisten wasit atau VAR sebelum memberikan keputusan penalti.
Guardiola berbicara dengan wasit keempat Jose Luis Munuera usai pertandingan. Guardiola yang juga berasal dari Spanyol punya sejarah tidak bagus dalam kompetisi ini dengan wasit asal Spanyol. Dia pernah terlibat perselisihan dengan Antonio Mateu Lahoz di masa lalu. Lahoz menghukum tiga penalti melawan tim Guardiola dalam pertandingan Liga Champions.
BACA JUGA:Gratis, Nonton Rocker Kasarunk di Jakarta Rocktober
Tentang apakah Man City tidak beruntung akibat hukuman penalti menjelang pertandingan berakhir itu, Haaland menegaskan, "Saya tidak melihatnya lagi. Jika Anda menendang wajah seseorang, saya kira itu penalti. Tapi saya tidak tahu, saya tidak melihatnya."
"Setiap pertandingan Liga Champions sulit, lihat tahun lalu - kami tersingkir. Jadi ya, setiap pertandingan itu sulit dan tidak ada banyak tim yang memenangi dua pertandingan pertama mereka dan begitulah adanya," ujarnya.
Haaland membuka skor di menit ke -15 dengan sentuhan pertama bola, sebelum pemain depan Monaco Jordan Teze mencetak gol dengan tendangan dari luar kotak penalti tiga menit kemudian.
Striker Norwegia Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor tepat sebelum istirahat untuk membuat Man City memimpin lagi. Dia melompat menyundul bola dengan presisi tinggi melewati kiper Monaco Philipp Kohn.