Barcelona Juara Piala Super Spanyol, Terkejut Real Madrid Main Bertahan di Arab Saudi
Gelandang Brasil Raphinha menjadi pahlawan Barcelona saat dia merayakan golnya ke gawang Real Madrid. --Dok footballespana.net
Pelatih Barcelona Habis Flick pun sangat gembira. Menurut Diario AS, Flick bahkan menyebut timnya fantastis. “Saat bermain di final, dan terlebih lagi di El Clásico, rasanya fantastis untuk menang. Saya sangat bangga dengan pertandingan ini. Saya melihat para pemain menari di ruang ganti. Saya pikir kami fantastis," katanya.
BACA JUGA:Kerusuhan di Iran: Staf Medis Bahkan Tak Bisa Beri CPR
"Sepanjang pertandingan, kami bermain sesuai gaya kami. Ini tidak mudah, tetapi kami berjuang bersama, sebagai sebuah tim. Dan itu saja," tambah pelatih asal Jerman itu.
Sementara itu, penantian Real Madrid untuk meraih trofi, yang kini sudah lebih dari setahun, harus berlanjut.
Menurut Diario AS, Pelatih Madrid Xabi Alonso memberikan reaksinya atas kekalahan tersebut. Alonso kecewa, tetapi juga bangga dengan penampilan timnya di King Abdullah Sports City.
“Ada campuran emosi, di satu sisi kekecewaan karena tidak mampu memenangi gelar. Tetapi juga kebanggaan bahwa tim telah berjuang hingga akhir. Kami berkompetisi hingga akhir. Final ini sangat seimbang, dengan momen-momen yang berbeda.," tuturnya. "Tim berusaha hingga akhir dan hasilnya sangat ketat."
BACA JUGA:Membangun Politik Indonesia yang Lebih Baik melalui Nilai Kanisian
Dia melanjutkan, “Tim memiliki sikap yang hebat, komitmen yang hebat, saya tahu bahwa ada saat-saat ketika kami harus bertahan tanpa bola, memiliki ketahanan dan kontrol serta keyakinan atas apa yang kami lakukan."
"Dalam 30 menit pertama kami hampir tidak kebobolan. Banyak hal terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Di babak kedua kami bermain bagus di sisi kiri dengan Vinicius. Dari bola rebound kami kebobolan gol untuk skor 3-2 dan saya yakin bahwa kami akan memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Kami kurang berhasil untuk sampai ke adu penalti," tambahnya.
Penyesalan Alonso
Alonso baru memasukkan Kylian Mbappe dari bangku cadangan pada menit ke-76, tetapi striker Prancis tersebut gagal memberikan dampak yang diinginkan.
BACA JUGA:Jakarta Lavani Beri Sinyal Kuat Juara Proliga 2026 setelah Mencukur Jakarta Garuda
Alonso mengungkapkan bahwa rencananya adalah Mbappe masuk sebelum gol kemenangan Barcelona.
“Kylian akan masuk tepat sebelum kami kebobolan gol ketiga. Kami menginginkan ketidakseimbangan, ancaman, untuk melibatkannya di antara lini dan ke ruang kosong. Dia (Mbappe) memberikannya kepada kami sedikit terlambat. Sayang sekali kami sudah tertinggal di papan skor, tetapi kami ingin menekan dengan dia di lini serang," ungkap Alonso.
BACA JUGA:TPP Tetapkan Prof Hidayat Humaid Jadi Calon Ketua Umum KONI DKI