Dipercaya Bisa Sembuhkan Varian Baru Covid-19? Susu Beruang Diserbu Warga, Videonya Viral di Medsos, Ternyata Begini Faktanya


Susu Beruang diserbu warga karena diisukan bisa sembuhkan covid-19||Kolase Instagram

WERADIO.CO.ID -  Mengejutkan, tiba-tiba susu beruang atau bear brand jadi incaran warga di salah satu supermarket.

Warga berebut susu beruang di masa pandemi dan pemberlakukan PPKM Darurat yang mulai diberlakukan hari ini.

Menjadi rebutan warga, konon kabarnya susu beruang yang isinya susu sapi itu dapat menyembuhkan covid-19.

Terkait warga menyerbu susu beruang ini, terekam dalam video yang diunggah di media sosial dan viral di Instagram.

(BACA JUGA:Gila! Aksi Hubungan Badan Mahasiswi ini Jadi 'Konsumsi Publik' Saat Kuliah Daring, Gegara si Pria Lupa Mematikan Kamera! )

Video tersebut langsung tersebar luas di media sosial dan menjadi topik yang sedang hangat diperbincangkan di Twitter.

Diyakini mereka saling bersaing mendapatkan susu beruang itu karena rasa takut yang berlebihan terhadap banyaknya varian Covid-19 yang tersebar dan mereka yakin dengan mengonsumsi susu itu bisa mencegah diri dari virus tersebut.

Namun apakah benar susu beruang alias susu sapi ampuh dalam membunuh virus Covid-19? Di masa pandemi saat ini, klaim bahwa susu sapi dapat mencegah, atau menyembuhkan virus corona tidak 100 persen berdasar dan justru berpotensi berbahaya.

Dasar klaim ini tampaknya didasarkan pada dua komponen pendukung kekebalan yang ditemukan dalam susu: laktoferin dan vitamin D.

(BACA JUGA:Sinopsis Ikatan Cinta Malam ini Sabtu 3 Juli 2021: Elsa Kena Karma Akibat Sikap Antagonisnya, Nino dan Olivia Makin Dekat?)

Laktoferin adalah protein yang ditemukan di sebagian besar sekresi dari mamalia yang sangat tinggi dalam susu.

Seperti dimuat Poskota.co.id dengan judul: Susu Beruang Diserbu Warga di Sebuah Supermarket, Gegara Bisa Sembuhkan Covid-19? Begini Faktanya!

Protein ini memiliki beberapa sifat antimikroba dan penelitian menunjukkan bahwa transfer laktoferin dari ibu ke bayi melalui ASI mungkin memberikan beberapa dukungan kekebalan untuk sistem kekebalan bayi yang masih berkembang.

Tag Terkait:
Sumber: