ads header
leftbanner1
banner body artikel 1
banner body artikel 2
leftbanner2
leftbanner3
leftbanner4
footerbanner

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/tmp/ci_session7gb4mc7tcdl7pd7hnhe9sfpf5q9eillf): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/index.php
Line: 316
Function: require_once

Novel Baswedan Sebut Pemecatan 51 Pegawai KPK by Design, Denny Sirregar: Balik Lagi Aja Jadi Vas Bunga!

Novel Baswedan Sebut Pemecatan 51 Pegawai KPK by Design, Denny Sirregar: Balik Lagi Aja Jadi Vas Bunga!


Denny Sirregar sindir Novel Baswedan agar tidak terlalu ngotot soal pemecatan pegawai KPK||Twitter @dennysirregar

Trendingnews.id - Banyak tokoh mengomentari kasus yang terjadi di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi atau Kpk beberapa hari ini.

Salah satunya Denny Siregar yang kerap kali menyampaikan aspirasinya terkait nasib 75 Pegawai di Lembaga Antirasuah.

Kali ini, kembali Denny lewat cuitannya di Twitter @dennysirregar justru menyindir Novel Baswedan agar tidak usah terlalu ngotot mempermasalahkan hal tersebut.

Denny pun kembali mengingatkan statement Novel Baswedan beberapa waktu lalu yang mengatakan akan cabut dari Kpk.

(BACA JUGA:Unggul Menurut Hasil Survei ARSC Sebagai Calon Terkuat Ikut Pilpres 2024, Jawaban Susi Pudjiastuti Bikin Ngakak! )

Seperti bunyi cuitannya, "Udahlah, pel… Ngotot amat. Kemaren katanya mau keluar kalo pegawai KPK jadi ASN.

Sekarang ribut masih pengen disana. Balik lagi aja jadi vas bunga,” tulis Denny yang dikutip Trendingnews.id pada Kamis, 27 Mei 2021.

Seperti diketahui, menyikapi gonjang-ganjing kisruh di KPK tersebut, Presiden Jokowi sempat menyampaikan sarannya agar 75 pegawai KPK yang tidak lulus TWK itu ditinjau ulang dan diberi pembinaan, bukan dipecat.

Namun akhirnya, setelah dilakukan evaluasi, keluar keputusan baru, bahwa secara resmi KPK tetap memberhentikan ke-51 pegawai, karena dianggap hasil tesnya merah semua. Sementara sisanya, 24 pegawai masih tetap bisa bergabung dengan KPK.  

(BACA JUGA:Analisa Soal Isu Rumah Mewah di Kebayoran Baru, Refly Harun Ingatkan Anies Baswedan Beberapa Hal ini)

Hal itulah yang akhirnya membuat Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan tidak terima soal keputusan tersebut.

Selain itu, Novel Baswedan menduga ada oknum pimpinan KPK yang tetap bersikeras untuk menyingkirkan pegawai KPK tersebut.

"Walaupun Pak Presiden sudah arahkan, oknum Pimpinan KPK tetap ngotot untuk singkirkan pegawai KPK dengan justifikasi TWK (Tes Wawasan Kebangsaan)," tulis Novel Baswedan via akun twitternya pada Rabu, 26 Mei 2021.

Tag Terkait:
Sumber:

BERITA TERKAIT

Kunjungi KPK, Kepala BPSDM Kemendagri Dorong Kolaborasi Peran APIP dalam Pencegahan Antikorupsi

Jumat / 15-07-2022,20:41 WIB

Kunjungan kerja itu bertujuan menjalin silaturahmi, sekaligus berkolaborasi mendorong peran Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) untuk menegakkan kompetensi aparatur. Hal itu, terutama dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan dalam negeri dan pemerintah daerah (Pemda).

Kunjungi KPK, Kepala BPSDM Kemendagri Dorong Kolaborasi Peran APIP dalam Pencegahan Antikorupsi

Cara Pengalihan Status Kepegawaian non-ASN Menjadi PNS maupun PPPK

Jumat / 24-06-2022,19:39 WIB

Kata Mahfud, tidak perlu mencari siapa yang salah.

Cara Pengalihan Status Kepegawaian non-ASN Menjadi PNS maupun PPPK

Kritisi Laporan Risma ke KPK Terkait Data Ganda Penerima Bansos, Benny K Harman: Curi Uang Rakyat di Siang Hari Bolong!

Jumat / 21-01-2022,07:55 WIB

Risma laporkan ke KPK, ada 21 juta data ganda penerima bansos, Benny K Harman Pertanyakan Keserius KPK untuk usut tuntas

Kritisi Laporan Risma ke KPK Terkait Data Ganda Penerima Bansos, Benny K Harman: Curi Uang Rakyat di Siang Hari Bolong!

'Diduga' Ada Upaya Pembusukan di KPK, Febri Diansyah Sebut Tim Penyidik yang Diisukan Dipecat Sedang Tangani Kasus Besar

Rabu / 19-01-2022,07:55 WIB

Febri Diansyah, mantan jubir KPK kritisi isu pemecatan Novel Baswedan dan tim penyidik lain, gini katanya

'Diduga' Ada Upaya Pembusukan di KPK, Febri Diansyah Sebut Tim Penyidik yang Diisukan Dipecat Sedang Tangani Kasus Besar

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_write_close(): Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: