ads header
leftbanner1
banner body artikel 1
banner body artikel 2
leftbanner2
leftbanner3
leftbanner4
footerbanner

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/tmp/ci_sessionkln8pjqa0rtp6ad1f1p11efenqsrr0q0): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/index.php
Line: 316
Function: require_once

Soal Pemecatan Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: ini Bukan Hukuman, Tapi Penegakan Komitmen BUMN

Soal Pemecatan Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: ini Bukan Hukuman, Tapi Penegakan Komitmen BUMN


Erick Thohir akhirnya pecat semua direksi di Kimia Farma Diagnostika||Twitter @erickthohir

TRENDINGNEWS - Tegas! Langkah yang diambil Menteri Bumn Erick Thohir terkait kasus alat tes Covid-19 bekas di Bandara Kualanamu, Medan.

Akhirnya Erick Thohir memecat semua Direksi Kimia Farma Diagnostika yang terlibat kasus yang cukup menggemparkan publik tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya sempat geger soal pemakaian alat antigen Covid-19 daur ulang alias bekas bagi penumpang di Bandara Kualanamu.

Oknum pelakunya adalah Plt Business Manager Laboratorium Kimia Farma Medan berinisial PM.

(BACA JUGA:Tuliskan Surat Dengan Kata Romantis Saat Ultah Puput ke-24, Ahok Bikin Netizen 'Baper' )

Hal ini seperti disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra, setelah melakukan investigasi, akhirnya terbongkar aksi tak terpuji PM yang juga Kepala Layanan Kimia Farma Diagnostik ini.

Pasalnya, dari 'kelakuannya' itu, disebutkan pula kalau PM sukses meraup keuntungan sebesar Rp 30 juta per hari.

Parahnya, masih menurut Panca, para pelaku bisa meraup untung selain menggunakan alat tes antigen bekas, juga mengakali jumlah pasien tes antigen.

Padahal, rata-rata jumlah pasien yang dilayani PM sekitar 250 orang per hari, namun yang dilaporkan ke Bandara Kualanamu dan Pusat Kantor Laboratorium Kimia Farma hanya sekitar 100 orang.

(BACA JUGA:Gedung Al Jalaa Ikut Jadi Target Dihancurkan Israel, CEO AP Menduga Ada Upaya Membungkam Media?)

Sisanya? "Sekitar 150 pasien merupakan keuntungan yang didapat PM dari hasil penggunaan antigen bekas. Di mana rata-rata hasil dari keuntungan penggunaan antigen bekas yang diterima PM sekitar Rp 30 juta per hari," beber Panca di Mapolda Sumut, pada Kamis 29 April 2021 lalu.

Tag Terkait:
Sumber:

BERITA TERKAIT

Di Indonesia Sudah Ada 10 Orang Terinfeksi Virus Covid-19 Mutasi dari India, Menkes: Pemerintah Ketatkan Jalur Masuk

Sabtu / 22-01-2022,07:55 WIB

Antisipasi lonjakan covid-19 seperti di India, Indonesia Perketat jalur masuk di beberapa titik, Virus Covid-19 Mutasi B1617

Di Indonesia Sudah Ada 10 Orang Terinfeksi Virus Covid-19 Mutasi dari India, Menkes: Pemerintah Ketatkan Jalur Masuk

India Mengkhawatirkan, Korban Covid-19 Melonjak Drastis, Rumah Sakit Makin Kewalahan

Sabtu / 22-01-2022,07:55 WIB

Kasus Covid-19 di India Melonjak Tajam, Korban Covid-19 di India Tertinggi di Dunia, Penyebaran Virus Mutasi di India, Virus Covid Baru B1617

India Mengkhawatirkan, Korban Covid-19 Melonjak Drastis, Rumah Sakit Makin Kewalahan

'Diduga' Ada Upaya Pembusukan di KPK, Febri Diansyah Sebut Tim Penyidik yang Diisukan Dipecat Sedang Tangani Kasus Besar

Rabu / 19-01-2022,07:55 WIB

Febri Diansyah, mantan jubir KPK kritisi isu pemecatan Novel Baswedan dan tim penyidik lain, gini katanya

'Diduga' Ada Upaya Pembusukan di KPK, Febri Diansyah Sebut Tim Penyidik yang Diisukan Dipecat Sedang Tangani Kasus Besar

Jainut Tauhid Sa'adi: Tidak Mudik itu Sama Dengan Jihad Kemanusiaan, Demi Kesehatan Bersama!

Rabu / 19-01-2022,07:55 WIB

Wamenag Jainut Tauhid Sa'adi imbau warga tidak mudik dan sama saja seperti sedang jihad kemanusiaan

Jainut Tauhid Sa'adi: Tidak Mudik itu Sama Dengan Jihad Kemanusiaan, Demi Kesehatan Bersama!

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_write_close(): Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: