ads header
leftbanner1
banner body artikel 1
banner body artikel 2
leftbanner2
leftbanner3
leftbanner4
footerbanner

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/tmp/ci_sessionqen9guqbsvk3olkjpojro8p72topdup2): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/index.php
Line: 316
Function: require_once

Gemas! Ferdinand Hutahaean Sindir Petisi PNS Soal THR dan Gaji ke-13: Saya Gak Percaya yang Bikin Benar-Benar PNS!

Gemas! Ferdinand Hutahaean Sindir Petisi PNS Soal THR dan Gaji ke-13: Saya Gak Percaya yang Bikin Benar-Benar PNS!


Ferdinand Hutahaean Komentari Soal Petisi PNS||Twitter @FerdinandHaean3

TRENDINGNEWS - Mendadak ramai, muncul petisi yang menyuarakan soal THR dan gaji ke-13 dari PNS.

Pasalnya, beredar kabar bahwa kedua poin itu, yang diterima oleh PNS justru lebih rendah dari Umr Dki Jakarta dan meminta dibayar full, juga kondisinya dikembalikan seperti tahun 2019.

Bahkan kabarnya, petisi tersebut saat ini sudah ditandatangani sebanyak 10.000 orang.

Atas fenomena itu, politikus eks Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean ikut memberikan komentar dan pandangannya.

(BACA JUGA:Ernest Prakasa 'Colek' Pemerintah Terkait Kerumunan Pengunjung di Pasar Tanah Abang, Gini Katanya?)

Menurut Ferdinand, PNS justru harus mengoreksi diri di tengah kondisi pandemi covid-19 seperti ini.

Seperti dikutip dari cuitannya di akun pribadi Twitter @ferdinandhaean3, "Kira-kira setahun ini, PNS yang bikin petisi ini kerjanya apa ya?"

Selain itu, pria berkacamata ini juga tidak percaya terkait petisi online yang diunggah oleh akun Romansyah H ini adalah benar-benar dibuat oleh PNS melainkan dari kelompok yang benci pemerintah.


"Tapi saya tak percaya yang bikin petisi ini adalah benar2 PNS, dugaan saya ini hanya permainan saja dari kelompok-kelompok pembenci pemerintah," duga Ferdinand via cuitannya itu.

(BACA JUGA:Terjawab! KRI Nanggala 402 Tenggelam Bukan Karena Human Error, Yudo Margono: Tapi Faktor Alam!)

Namun, jika memang benar PNS yang melakukan petisi tersebut, Ferdinand blak-blakan akan mengajak perhitungan antara kinerja PNS dan gaji yang diterimanya.

"Kalau benar dia PNS, sy ingin ajak dia hitung2an antara kinerjanya dengan gajinya," tantatangnya lagi.

Tag Terkait:
Sumber:

BERITA TERKAIT

ASN Harus Dapat Beradaptasi dengan Perubahan Digital

Kamis / 21-07-2022,21:16 WIB

ASN perlu didorong agar memiliki kompetensi yang bukan hanya sekadar normatif, tetapi juga dapat memanfaatkannya secara optimal sejalan dengan kemajuan teknologi dan informasi digital.

 ASN Harus Dapat Beradaptasi dengan Perubahan Digital

ASN Wajib Baca, Kementerian PANRB Revisi Aturan Tentang Jabatan Fungsional PNS

Rabu / 13-07-2022,21:45 WIB

Revisi ini sebagai bentuk transformasi sumber daya manusia, salah satu fokusnya adalah menciptakan SDM pemerintahan yang lincah.

ASN Wajib Baca, Kementerian PANRB Revisi Aturan Tentang Jabatan Fungsional PNS

Cara Pengalihan Status Kepegawaian non-ASN Menjadi PNS maupun PPPK

Jumat / 24-06-2022,19:39 WIB

Kata Mahfud, tidak perlu mencari siapa yang salah.

Cara Pengalihan Status Kepegawaian non-ASN Menjadi PNS maupun PPPK

SE Terbaru: ASN Tidak Masuk 28 Hari dalam Setahun Bakal Dipecat, atau 10 Hari Tanpa Keterangan

Kamis / 23-06-2022,13:53 WIB

Hal tersebut tercantum pada Surat Edaran (SE) Menteri PANRB No.16/2022.

SE Terbaru: ASN Tidak Masuk 28 Hari dalam Setahun Bakal Dipecat, atau 10 Hari Tanpa Keterangan

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_write_close(): Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: