John Herdman Yakin Basis Pendukung Jadi Modal Kuat bagi Indonesia untuk Bersaing pada Level Tertinggi

John Herdman Yakin Basis Pendukung Jadi Modal Kuat bagi Indonesia untuk Bersaing pada Level Tertinggi

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) berfoto bersama John Herfmaan yang resmi diperkenalkan sebagai kepala pelatih Timnas Indonesia, Selasa, 13 Januari 2026. --Foto Media PSSI

JAKARTA, Weradio.co.id - John Herdman menegaskan keyakinannya terhadap potensi sepak bola Indonesia, terutama kekuatan basis pendukungnya. 

Menurut pelatih berusia 50 tahun itu, sebagaimana dikutip Weradio.co.id dari laman kitagaruda.id, Indonesia saat ini memiliki modal kuat untuk bersaing pada level tertinggi.

Herdman mengatakan, “Saya melihat peluang di Indonesia dan saya merasa sangat yakin bahwa kelompok penggemar dan masyarakat di sini pantas berada di panggung tertinggi sepak bola dunia."

Itu merupakan pernyataan pertama Herman setelah dia diperkenalkan pertama kali sebagai kepala pelatih Timnas Indonesia dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa, 13 Januari 2025.

BACA JUGA:Real Madrid Pecat Xabi Alonso, Kylian Mbappe Tuai Kecaman setelah Indikasikan Pemecatan sang Pelatih

Seremoni perkenalanHerdman dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum Ratu Tisha, jajaran Komite Eksekutif PSSI, dan asisten pelatih César Meylan.

Herdman menilai pemahaman terhadap budaya lokal menjadi fondasi utama dalam proyek jangka panjang Timnas Indonesia.

Pelatih asal Inggris tersebut menyebutkan bahwa adaptasi terhadap budaya sepak bola dan sosial merupakan bagian penting dari proses membangun tim yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Pengalaman beradaptasi dengan budaya yang berbeda adalah bagian dari memahami dan menghayati sepak bola di sebuah negara. Itu akan menjadi faktor besar dalam upaya meloloskan tim ini ke Piala Dunia 2030,” katanya.

BACA JUGA:Mari Tengok Leiden, Kota Pelajar Klasik dengan Akademik Tertua di Belanda

Meski mengusung target ambisius, Herdman menyadari keterbatasan waktu yang tersedia. 

Pelatih yang meloloskan Kanda ke Piala Dunia 2022 tersebut juga menekankan pentingnya keseimbangan antara mendengarkan, memahami, dan bertindak cepat dengan arah yang jelas.

“Kami memiliki waktu yang sangat singkat. Periode awal ini adalah waktu untuk mendengarkan, memahami, dan memastikan semua pihak yang perlu didengar benar-benar didengar. Setelah itu, kami harus mengambil tindakan dengan sangat jelas tentang apa yang akan membawa hasil dengan cepat,” tambahnya.

Herdman juga mengungkapkan bahwa persiapan menuju agenda internasional terdekat telah dimulai. Dia menyebut bulan Maret sebagai momentum penting untuk membangun identitas dan kebersamaan tim.