Real Madrid Tersingkir dari Copa Del Rey: Alvaro Arbeloa Alami Awal Buruk setelah Pemecatan Xabi Alonso

Real Madrid Tersingkir dari Copa Del Rey: Alvaro Arbeloa Alami Awal Buruk setelah Pemecatan Xabi Alonso

Real Madrid hanya memiliki satu gelar La Liga Spanyol dan Liga Champions yang tersisa untuk diperjuangkan pada musim ini, setelah kalah di dua kompetisi dalam waktu kurang dari satu pekan. --Dok Dailymail.co.uk

JAKARTA, Weradio.co.id - Real Madrid memulai kehidupan baru tanpa Xabi Alonso dengan tersingkir dari Copa del Rey lantaran kalah 2-3 dari tim divisi dua Albacete, Kamis, 15 Januari 2026, sementara Alvaro Arbeloa mengalami mimpi buruk di pertandingan pertamanya sebagai pelatih Los Blancos.

Alonso dipecat sebagai pelatih Madrid pada hari Senin kemarin, setelah hanya beberapa bulan memimpin timnya, menyusul kekalahan 2-3 dari rival abadi Barcelona di final Piala Super Spanyol pada Minggu malam.

Mantan bek Madrid dan Liverpool, Arbeloa, langsung ditunjuk sebagai pengganti pelatih asal Spanyol tersebut, tetapi masa jabatannya dimulai dengan awal terburuk pada dini hari tadi.

Menurut Dailymail.co.uk seperti dibaca Weradio.co.id, dalam pertandingan pertamanya itu Arbeloa, yang sebelumnya bekerja sebagai pelatih kepala tim B Madrid, melakukan rotasi pemain, tetapi pemain-pemain andalan seperti Vinicius Junior, Federico Valverde, dan Dean Huijsen semuanya terlibat sejak awal pertandingan.

BACA JUGA:Cerita Aloka dan Kerukunan Umat Beragama

Gol pertama pertandingan babak 16 besar Copa Del Rey tersebut tercipta pada menit ke-42 ketika bek Albacete Javi Villar memberi keunggulan bagi tim Segunda B (Divisi Dua) itu. Tetapi Franco Mastantuono menyamakan kedudukan untuk Madrid tepat sebelum jeda babak pertama.

Jefte Betancor mengira dia sudah menciptakan kejutan pada menit ke-82 ketika dia membawa tim underdog Albacete unggul lagi. Kemudian penyerang Madrid Gonzalo Garcia yang sedang dalam performa terbaiknya mematahkan perlawanan tim tuan rumah.

Namun, pada menit keempat waktu tambahan, Jefte mencetak gol lagi untuk membuat para pemain, staf, dan penggemar tuan rumah bersorak gembira dan membuat Arbeloa mengalami pertandingan pertama sebagai pelatih yang ingin dilupakan.

Hasil ini datang sehari setelah bintang Madrid dan Inggris, Jude Bellingham, terpaksa menggunakan media sosial untuk membalas tuduhan bahwa dia berselisih dengan Alonso dengan sebuah cercaan yang vulgar.

BACA JUGA:Refleksi HPN 2026, Jurnalisme di Persimpangan KUHP Baru

Bellingham mengunggah di situs media sosial JB5 miliknya sendiri, "Sampai sekarang saya sudah membiarkan terlalu banyak hal ini berlalu begitu saja, selalu berharap kebenaran akan terungkap pada waktunya sendiri."

Bellingham memulai, mengunggah di aplikasinya sendiri. "Tapi jujur saja... Sungguh omong kosong.'

Dia melanjutkan, "Saya benar-benar merasa kasihan pada orang-orang yang berpegang teguh pada setiap kata-kata badut-badut ini dan 'sumber' mereka."

"Jangan percaya semua yang Anda baca, sesekali orang-orang ini perlu dimintai pertanggungjawaban karena menyebarkan informasi yang salah dan merusak demi mendapatkan klik dan kontroversi tambahan," tambah Bellingham.