Real Madrid Tersingkir dari Copa Del Rey: Alvaro Arbeloa Alami Awal Buruk setelah Pemecatan Xabi Alonso
Real Madrid hanya memiliki satu gelar La Liga Spanyol dan Liga Champions yang tersisa untuk diperjuangkan pada musim ini, setelah kalah di dua kompetisi dalam waktu kurang dari satu pekan. --Dok Dailymail.co.uk
BACA JUGA:Dugaan Aset Negara Dikuasai Pihak Pribadi, Topan RI Minta Klarifikasi Jasa Marga
Pemain bintang seperti Kylian Mbappe juga menghadapi kritik karena tampaknya menentang Alonso, dengan kapten Prancis itu menolak perintah bosnya untuk membentuk barisan kehormatan bagi Barcelona setelah final Piala Super Spanyol di Jeddah, Arab Saudi.
Dengan membagikan foto keduanya berpelukan di tempat yang tampaknya adalah Bernabeu, Mbappe merupakan pemain Madrid pertama yang angkat bicara tentang kepergian Alonso. Dia menuliskan unggahan, 'Ini singkat tetapi merupakan suatu kehormatan bermain untuk Anda dan belajar dari Anda. Terima kasih telah memberi saya kepercayaan diri sejak Hari Pertama."
"Saya akan mengingat Anda sebagai pelatih yang memiliki ide-ide yang jelas dan mengetahui banyak hal tentang sepak bola. Semoga sukses untuk babak Anda selanjutnya," tulis kapten Timnas Prancis itu.
Kata-kata pujian Mbappe mungkin tidak mengejutkan mengingat sang penyerang sudah bersinar di bawah Alonso, dengan mencetak 29 gol dan menambahkan lima assist hanya dalam 25 pertandingan musim ini.
Arbeloa tanggung jawab
BACA JUGA:Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali yang Hilang Ditemukan dalam Kondisi Tewas
Menurut Diario AS, Alvaro Arbeloa menegaskan bahwa dia mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan di pertandingan pertamanya sebagai pelatih itu.
“Selalu, di klub ini, hasil imbang itu buruk, sebuah tragedi. Ini menyakitkan dan saya yakin semua penggemar kami terluka. Kami tahu kesulitannya, kami melihatnya saat melawan Talavera. Saya bertanggung jawab dan bersalah," kata Arbeloa.
"Mengenai susunan pemain, perubahan. Saya hanya bisa berterima kasih kepada para pemain. Dan untuk bangkit kembali untuk hari Sabtu," tukasnya.
“Pada konferensi pers kemarin saya mengatakannya. Saya tidak takut gagal. Dan saya mengerti siapa pun yang ingin menggambarkan kekalahan ini sebagai kegagalan. Kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan. Itu akan membuat saya lebih baik. Itu akan membuat kami semua lebih baik" tambah Arbeloa.
BACA JUGA:Ini Alasan Imigrasi Jakarta Buka Dialog Hukum dengan Pokja PWI Kejaksaan dan PN Jaktim
Arbeloa mengakui dia tidak takut gagal. Apalagi dalam hidupnya dia sudah banyak mengalami kegagalan.
"Saya sudah gagal berkali-kali dalam hidup saya, dengan eliminasi yang lebih sulit daripada ini. Untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya dengan dedikasi maksimal," tegasnya
Arbeloa memutuskan untuk tidak memanggil pemain seperti Jude Bellingham dan Kylian Mbappe untuk pertandingan tersebut, tetapi meskipun timnya kalah, Arbeloa percaya keputusanya sudah tepat.