Putra Bhayangkara Presisi Membuat Awalan Manis pada Laga Pembuka Proliga 2026 di Pontianak

Putra Bhayangkara Presisi Membuat Awalan Manis pada Laga Pembuka Proliga 2026 di Pontianak

Pemain Jakarta Bhayangkara Presisi melancarkan spike keras saat bertemu Medan Falcons Tirta Bhagasi pada pertandingan Proliga 2026, Kamis, 8 Januari 2026 di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. --Dok PBVSI

“Kehadiran pemain asing tetap menjadi bagian dari tim, tetapi fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas atlet lokal sebagai investasi jangka panjang,” kata Reidel seperti dikutip Weradio.co.id dari siaran pers PBVSI.

BACA JUGA: Dukung Kelestarian Lingkungan, Pemkab Wonogiri Berikan Penghargaan untuk Kalbe

Reidel juga mengakui performa timnya belum sepenuhnya maksimal. Masih terdapat sejumlah kesalahan teknis yang perlu diperbaiki melalui latihan berkelanjutan.

Reidel menyebut kondisi fisik pemain secara umum cukup baik, meskipun beberapa pemain yang baru kembali dari tim nasional masih membutuhkan waktu untuk mencapai performa terbaik.

Terkait target musim ini, Reidel menegaskan ambisi Bhayangkara Presisi untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Namun, dia menekankan pentingnya proses dan evaluasi berkelanjutan pada setiap pertandingan, termasuk saat menghadapi lawan berikutnya, Surabaya Samator.

Dari kubu Medan Falcons Tirta Bhagasi, Pelatih Ariyanto Joko Sutrisno menilai anak asuhnya tampil cukup kompetitif meski harus mengakui keunggulan lawan. Dia menyoroti lemahnya penyelesaian akhir pada poin-poin penentuan sebagai faktor utama kekalahan timnya.

BACA JUGA:Alasan Pokja PWI Kejaksaan - Pengadilan dan Bea Cukai Jaktim Konsolidasi Internal

Ariyanto memastikan evaluasi akan segera dia lakukan, khususnya pada sektor pertahanan dan mental bertanding. 

Dia menambahkan, Medan Falcons Tirta Bhagasi menargetkan lolos ke babak final four. “Saya berharap performa kami meningkat setiap pertandingan,” tutupnya.