Gresik Phonska Plus Unjuk Kekuatan Kandidat Juara, Catat Rekor Kemenangan 100 Persen

Gresik Phonska Plus Unjuk Kekuatan Kandidat Juara, Catat Rekor Kemenangan 100 Persen

Shella Bernadetha dan kawan-kawan melanjutkan dominasi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026 dengan mengalahkan Jakarta Electric PLN Mobile 3-1, Sabtu malam, 24 Januari 2026, di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. --Dok PBVSI

Tensi tinggi

BACA JUGA:Pelatihnya Sendiri tidak Yakin, Putri Bandung bjb Tandamata Justru Taklukkan sang Juara Bertahan

Duel antara Gresik Phonska Plus dan Jakarta Electric PLN langsung dibuka dengan tensi tinggi.

Jakarta Electric PLN yang mengandalkan duet maut Neriman Ozsoy dan Celeste Plak mencoba mendominasi serangan. Namun, Gresik Phonska Plus tampil disiplin. Medi Yoku dan Oleksandra Bytsenko berhasil mengatasi tekanan dari lawan hingga mereka unggul tipis 12-10 di awal game pertama.

​Meski Neriman Ozsoy terus membombardir pertahanan lawan, Gresik Phonska Plus tetap memimpin 23-19 di fase kritis. Upaya pengejaran melalui servis tajam Neriman sempat merepotkan, namun ketenangan Annie Mitchem dan kawan-kawan kmembuat Gresik Phonska berhasil mengunci game pertama dengan kemenangan 25-21.

Game kedua, keadaan berbalik 180 derajat. Celeste Plak tampil menggila melalui rentetan servis yang mematikan, membawa Jakarta Electric PLN unggul jauh 8-1 di awal game.

BACA JUGA:Tampil di Depan Publik Sendiri, Putri Bandung bjb Tandamata Pasang Target Tinggi

Alessandro Lodi mengambil time-out saat timnya tertinggal 4-12, namun banyaknya kesalahan sendiri dilakukan Gresik Phonska Plus membuat mereka kian terpuruk. Jakarta Electric PLN akhirnya menutup game kedua dengan keunggulan 11 poin, 25-14, untuk menyamakan skor besar menjadi 1-1.

Gresik Phonska Plus tidak mau kehilangan momentum lagi di game ketiga. Medi Yoku dan Shella Bernadheta tampil solid di depan net, membawa timnya unggul jauh 16-8.

Dari kubu Jakarta Electric PLN, Pelatih  Chamman Dokmai mencoba melakukan rotasi dan mengambil time-out saat tertinggal 12-18, namun skema tersebut gagal memutus ritme Gresik Phonska Plus. Justru, melalui rotasi pemain yang tepat, Gresik Phonska Plus unggul lagi 2-1 setelah mereka mengamankan game ketiga dengan kemenangan 25-17.

​Game keempat diawali dengan permainan yang sangat hati-hati dari kedua tim. Kejar-mengejar angka terjadi sangat ketat mulai dari 7-7 hingga 11-11.

BACA JUGA:Jakarta Lavani Lanjutkan Dominasi dengan Tumbangkan Juara Bertahan Proliga, tapi sang Asisten belum Puas

Jakarta Electric PLN sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 16-17 setelah memasukkan setter Khalisa  Azilia Rahma dan outside hitter Ersandrina Devega. Namun, Gresik Phonska Plus bermain lebih klinis fan mampu memperlebar jarak menjadi 20-18. Ketajaman Annie Mitchem akhirnya memastikan kemenangan Gresik Phonska Plus di game keempat dengan keunggulan 25-19.

Tidak sesuai rencana

Asisten pelatih Jakarta Electric PLN Alim Suseno mengakui kalau timnya hari ini bermain tidak seperti yang direncanakan, "Banyak sekali kesalahan yang dilakukan anak-anak. Banyak sekali celah yang bisa dimanfaatkan tim lawan," katanya.