Jobstreet by SEEK Kulik Tren Rekrutmen 2026: Susun Strategi Baru untuk Tarik Talenta Terbaik

Jobstreet by SEEK Kulik Tren Rekrutmen 2026:  Susun Strategi Baru untuk Tarik Talenta Terbaik

Jobstreet by SEEK melihat adanya pergeseran strategis dan tantangan unik di pasar tenaga kerja Indonesia pada tahun 2026. --Dok Jobstreet by SEEK

Fenomena Lain

BACA JUGA:Akselerasi Dekarbonisasi Dorong Pencapaian Target Nasional Indonesia

Pertanyaan besar yang kemudian kerap muncul di awal tahun adalah; apakah 2026 akan diwarnai gelombang PHK masif?

Untuk ini, konteks Indonesia berbeda dengan tren konsolidasi teknologi global. Data pasar kerja nasional menunjukkan tren positif, terutama di sektor layanan kesehatan, manufaktur, dan ekonomi digital.

Namun, yang justru muncul adalah fenomenavlain, yakni job hugging, di mana pekerja memilih bertahan di posisi saat ini demi stabilitas karier (job security), meski mungkin belum memuaskan secara finansial atau jenjang karir.

Hal tersebut mengurangi mobilitas tenaga kerja secara organik. Oleh karena itu, untuk merekrut pekerja baru perusahaan harus lebih proaktif membangun employer branding atau menawarkan jenjang karier yang jelas dan menarik.

BACA JUGA:Bank Neo Commerce Tawarkan Investasi Deposito WOW dengan Bunga Kompetitif hingga 7,5 Persen

Di sisi lain, strategi perusahaan untuk mempertahankan pekerja tidak bisa fasif lagi. Identifikasi apakah tim di masing-masing perusahaan memiliki "sunset skills”, yaitu keterampilan rutin yang mudah diotomasi.

Jika hal ini dimiliki, maka perusahaan harus proaktif melakukan upskilling internal daripada sekadar merekrut pekerja baru.

Fokus pada kombinasi skill teknis (seperti cloud atau cybersecurity) dan human skills (komunikasi dan kolaborasi).

“Cara sederhananya, bandingkan deskripsi pekerjaan di perusahaan dengan lowongan terkini di pasar tenaga kerja. Bila pasar mulai menuntut elemen AI, data, atau cloud yang belum dimiliki tim saat ini, itu sinyal perlunya program upskilling terarah dari perusahaan,” ujar Wisnu Dharmawan.

Daya tarik global

BACA JUGA:Ini Tips Menata Ulang Keuangan di Momen Awal Tahun dari Bank Neo Commerce

Tantangan lain juga muncul dari lintas negara. Laporan Decoding Global Talent 2024 dari SEEK menunjukkan sekitar 67% pekerja Indonesia berminat untuk bekerja di luar negeri. Angka ini didorong oleh keinginan mengejar eksposur global serta kualitas hidup yang lebih baik.

Bagi perusahaan Indonesia, ini adalah peringatan sekaligus peluang. Penting untuk memperkuat strategi retensi agar talenta terbaik melihat masa depan karir di dalam negeri.