Tanam 600 Bibit Pohon di Wonogiri, Kalbe Konsisten Tingkatkan Kualitas Lingkungan

Tanam 600 Bibit Pohon di Wonogiri, Kalbe Konsisten Tingkatkan Kualitas Lingkungan

Kalbe Corporate Sustainability Assistant Manager, SFD Arie Wibowo (kanan) bersama warga melakukan penanaman bibit pohon.-Weradio.co.id-PT Kalbe Farma Tbk

JAKARTA, Weradio.co.id - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) kembali melangsungkan program penanaman pohon di Kecamatan Baturetno, Wonogiri, Jawa Tengah. Penanaman dilakukan di wilayah Desa Boto dan sepanjang jalur hijau Kecamatan Baturetno, Wonogiri, Jawa Tengah. 

Penanaman lebih dari 600 bibit pohon buah dan pohon peneduh ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Kalbe terhadap lingkungan, khususnya di khususnya di Kabupaten Wonogiri yang merupakan wilayah binaan Kalbe. 

“Program penanaman pohon di Wonogiri telah terlaksana sejak 2024, dan terus berlanjut hingga hari ini. Momen penanaman pohon ini menjadi salah satu bentuk kehadiran Kalbe yang berkelanjutan untuk lingkungan yang lebih sehat dan lestari,” jelas Abi Nisaka, Head of Corporate Sustainability Kalbe, dalam keterangan resmi yang dibaca Weradio.co.id, Kamis, 29 Januari 2026. 

Tidak hanya sebagai bentuk kepedulian Kalbe terhadap lingkungan, kegiatan penanaman pohon yang berlangsung di Wonogiri menjadi salah satu rangkaian ulang tahun Kalbe Ke-60. 

BACA JUGA: Dukung Kelestarian Lingkungan, Pemkab Wonogiri Berikan Penghargaan untuk Kalbe

Abi menambahkan, sejumlah anak usaha dalam grup Kalbe pun terlibat dalam kegiatan penanaman pohon. “Sejumlah perusahaan di bawah Grup Kalbe turut mendukung suksesnya program penanaman 600 pohon ini,” ujar Abi.

Penanaman pohon yang digelar Kalbe melengkapi 3.000 bibit pohon yang telah ditanam sebelumnya di sejumlah wilayah di Kabupaten Wonogiri. Jenis bibit pohon yang dipilih berupa pohon mangga serta pohon tabebuya.

SFD Arie Wibowo, Kalbe Corporate Sustainability Assistant Manager menyebut pemilihan kedua jenis bibit memiliki filosofi tersendiri. Tujuan penanaman pohon yang dilangsungkan tidak hanya sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan, namun juga menjadi nilai tambah yang nantinya meningkatkan kualitas hidup Masyarakat.

“Pohon mangga dan tabebuya masing-masing memiliki filosofi yang dalam. Makna pohon mangga yang menggambarkan ketahanan, kedermawanan dan manfaat langsung. Sedangkan, pohon tabebuya melambangkan harapan dan kegembiraan. Hal itu menunjukkan semangat Kalbe yang bergerak Bersama dengan masyarakat untuk mendukung lingkungan yang lebih Lestari untuk generasi sekarang dan penerus,” jelas Arie.

BACA JUGA:Kolaborasi IPSM Nasional dan Insan Kalbe Bergerak Sehatkan Cikarang

Program penanaman pohon juga menjadi bentuk kontribusi dan keikutsertaan Kalbe dalam menyukseskan program penanaman satu juta pohon yang dicanangkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).