Gol Penalti Erling Haaland Bantu City Bungkam Liverpool, Guardiola Beri Pesan Menohok untuk Arsenal

Gol Penalti Erling Haaland Bantu City Bungkam Liverpool, Guardiola Beri Pesan Menohok untuk Arsenal

Gol penalti Erling Haaland di injury time menjadi kilamks pertarungan sengit antara Manchester City dan tuan rumah Liverpool pada pertandingan Liga Inggris di Anfield, akhir pekan kemarin. --Dok thesun.co.uk

JAKARTA, Weradio.co.id - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, berbicara tentang peluang timnya meraih gelar juara setelah kemenangan 2-1 mereka atas tuan rumah Liverpool pada pertandingan  Liga Inggris di Anfield, akhir pekan kemarin.

Pep Guardiola menyampaikan pesan menohok bahwa Manchester City akan terus 'mengincar Arsenal' karena mereka berharap untuk membangun momentum dari kemenangan gemilang di Anfield.

Para pemain Manchester City merayakan dengan gembira bersama para pendukung setelah dua gol di menit-menit akhir memberi mereka kemenangan pertama di depan para penggemar di Anfield sejak 2003, dan itu juga mengubah suasana harapan mereka untuk meraih gelar juara.

Bernardo Silva mengatakan setelah pertandingan bahwa City akan tersingkir dari persaingan gelar juara jika kalah. Apalagi sebelumnya mereka sudah tertinggal sembilan poin dari pemimpin liga Arsenal.

BACA JUGA:Brace Viktor Gyokeres Tempatkan Arsenal di Puncak Liga Inggris dengan Keunggulan Sembilan Poin

Matheus Nunes memberikan hadiah penalti di menit-menit akhir yang dikonversi menjadi gol penentu kemenangan oleh Erling Haaland sementara kiper Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan gemilang bahkan di waktu tambahan untuk mempertahankan kemenangan The Cityzens.

Guardiola tidak suka menilai timnya berdasarkan hasil atau membuat penilaian menyeluruh tentang musim mereka berdasarkan satu pertandingan tertentu, tetapi dia sangat senang dengan penampilan timnya di Anfield, stadion tempat dia sudah mengalami begitu banyak penderitaan selama 10 tahun terakhir. Apakah itu cukup untuk mengejar Arsenal masih belum pasti, tetapi Guardiola berpikir Man City masih memiliki banyak ruang untuk mengejar ketertinggalan enam poin dari puncak Liga Inggris dalam 13 pertandingan terakhir.

"Saya tidak percaya dengan anggapan itu, ketika semua orang (mengatakan) sebelumnya 'perebutan gelar sudah berakhir,  Manchester City tidak akan menang hari ini'. Karena kami menang, itu tidak masalah," kata Guardiola sebagaimana dilansir Manchestereveningnews.com seperti dikutip Weradio.co.id.

"Ini tim yang sama. Babak pertama melawan  Tottenham Hotspurs luar biasa, level tertinggi, bisa saja 0-3 atau 0-4, tetapi pada akhirnya kami imbang karena kami tidak… Anda tahu itu? Tetapi di Newcastle kami jauh, jauh lebih baik daripada di Spurs, hari ini (di Liverpool) kami jauh lebih baik," ujarnya.

BACA JUGA:Manchester United Catat Kuatrik Kemenangan dengan Kalahkan 10 Pemain Tottenham di Old Trafford

Guardiola melanjutkan,"Saya merasa bahwa sedikit peningkatan saja tidak akan cukup untuk bersaing melawan Arsenal, tetapi kami masih memiliki ruang (untuk berkembang). Kami harus (bermain melawan mereka) di kandang, tentu saja kami harus mengalahkan mereka. Dan seperti yang saya katakan, 13 pertandingan di Liga Inggris, dari sudut pandang saya, dari sedikit pengalaman saya, adalah waktu yang lama, sangat lama. Itu wajar."

"Ketika Anda memasuki pertandingan terakhir melawan tim mana pun yang berjuang menghindari degradasi, itu adalah pertandingan sesungguhnya, pertandingan sepak bola. Karena mereka hidup untuk bertahan dan mereka memiliki waktu berminggu-minggu untuk mempersiapkan diri, (sementara) Anda datang dari Piala FA, Anda datang dari Piala Carabao, Anda datang dari Liga Champions, itu sangat berpengaruh," tambah pelatih asal Spanyol itu.

Manchester City mampu mengambil kepercayaan diri dari kemenangan tengah pekan mereka atas Newcastle yang memastikan tempat mereka di final Piala Carabao, namun pada saat yang sama hal itu memberi mereka waktu lebih sedikit untuk mempersiapkan pertandingan Liga Inggris mereka. Arsenal juga berada di empat kompetisi dan Guardiola berpikir jadwal tersebut dapat berdampak pada perebutan gelar karena Manchester City ingin terus menekan pemimpin liga itu dan mengurangi selisih enam poin.

"Liverpool mempersiapkan pertandingan itu sepanjang pekan, semebyara kami bermain tiga hari yang lalu melawan Newcastle. Dan Newcastle bermain pada hari Rabu, melakukan perjalanan dan tiba pukul 2 pagi di Newcastle, saya kira, hari Jumat di sana dan hari Sabtu melawan Brentford, dan Brentford memiliki waktu sepekan penuh untuk mempersiapkan pertandingan itu," tuturnya.

Berita Terkait