Uang Passolo, Film Layar Lebar yang Sarat Pesan Sosial dan Budaya
Uang Passolo-Weradio.co.id-YouTube
Kontribusi dana dalam hajatan pernikahan demi menjaga martabat dan kehormatan keluarga. Kisah film berpusat pada Biba yang diperankan Masita Aspam, seorang guru dengan penghasilan terbatas, dan Rizky yang diperankan Imran Ismail, videografer pernikahan yang tengah mengalami keterpurukan ekonomi. Keduanya memimpikan pernikahan sederhana sebagai awal kehidupan baru.
BACA JUGA:Tayang Januari 2026, Dalam Sujudku Angkat Dinamika Rumah Tangga dan Ujian LDM
Namun, harapan itu berbenturan dengan keinginan keluarga Biba yang menjunjung tinggi gengsi sosial dan menuntut Uang Passolo dalam jumlah besar.
Tekanan keluarga membuat rencana pernikahan berubah drastis. Jumlah tamu membengkak, tuntutan dekorasi dan katering mahal terus mengalir, hingga keharusan menghadirkan hiburan elekton selama dua malam berturut-turut.
Di tengah situasi tersebut, Biba masih menyimpan impian membangun rumah sederhana untuk ibunya, sebuah keinginan yang perlahan terancam pupus.
Konflik memuncak ketika tanah keluarga harus digadaikan demi membiayai pesta pernikahan. Film ini dengan tajam menyoroti dilema klasik antara cinta, tanggung jawab keluarga, dan tekanan adat, tanpa kehilangan sentuhan kemanusiaan dan humor yang membumi.
BACA JUGA:6 Film Indonesia yang Sepi Penonton di 2025, Paling Parah Cuma Laku 27 Tiket
Penayangan Uang Passolo serta meningkatnya jumlah pengunjung bioskop terbukti memberikan efek domino bagi aktivitas ekonomi Blok M Square.
Dengan kembalinya geliat pengunjung serta hadirnya karya film nasional yang mengangkat kearifan lokal, Blok M Square kembali menegaskan posisinya bukan sekadar sebagai pusat belanja, melainkan juga sebagai ruang interaksi budaya, ekonomi, dan sosial masyarakat urban Jakarta.