ads header
leftbanner1
banner body artikel 1
banner body artikel 2
banner body artikel 3
banner body artikel 6
leftbanner2
leftbanner3
leftbanner4
footerbanner

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/tmp/ci_sessioneakbl08k6dho52fec5pvm0t06hqi51up): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/tecw2658/public_html/weradio.co.id/index.php
Line: 316
Function: require_once

Kecam Provokator Aturan PPKM Darurat, Ferdinand Hutahaean: Berhentilah 2 Minggu Saja Jadi Iblis!

Kecam Provokator Aturan PPKM Darurat, Ferdinand Hutahaean: Berhentilah 2 Minggu Saja Jadi Iblis!

 


Ferdinand Hutahaean Kecam Kelompok Provokator PPKM Daurat: Jangan jadi iblis|Instagram @ferdinand Hutahaean|

WERADIO.CO.ID - Politisi Ferdinand Hutahaen mengecam kelompok-kelompok yang terus melakukan provokasi terhadap pemberlakuan PPKM Darurat yang  diterapkan Pemerintah yang telah berjalan sejak tanggal 3 Juli-20 Juli 2021 mendatang.

 

Ferdinand mengatakan langkah kelompok atau yang dia sebut kelompok oplosan plastik ini jangan menjadi iblis. 

 

"Wahai kalian, siapapun kalian yang isi kepala dan hatinya terus memprovokasi warga untuk melawan aturan Ppkm Darurat ini, tolong berhentilah 2 minggu saja jadi iblis," kata Ferdinand dikutip Facebook, Ferdinand, Jumat 9 Juli 2021.

 

Mantan politisi Demokrat ini  meminta agar pihak-pihak yang memprovokasi untuk berubah menjadi malaikat dan menghimbau warga di rumah.  

BACA JUGA:Cihui.. Sertifikat Vaksinasi ada Versi Terbaru Nih, Selain Tersedia dalam Bahasa Inggris Juga Tambahan Fitur ini!

 

"Tolong berubah jadi malaikat, himbau warga ini di rumah saja, patuhi anjuran pemerintah..!" ujarnya. 

 

Sementara itu, sebelumnya duo saudara: Ahy-ibas mempertanyakan kemampuan Negara dalam mengatasi pandemi Covid. AHY khawatir akan kondisi penyebaran Covid-19 di Indonesia yang semakin melonjak. 

 

Sementara itu. Ibas  tidak ingin Indonesia jadi filed nation dalam menangani Covid-19

 

Seperti diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat dan semua pihak untuk bersama-sama untuk mematuhi PPKM darurat agar lonjakan kasus Covid-19 ini berakhir. 

BACA JUGA:Diusulkan Direvitalisasi, TWC Akan Sulap TMII dengan Konsep Indonesia Opera demi Presentasikan Keragaman Budaya

 

"Lonjakan kasus Covid-19 beberapa hari ini membuat kita semua harus bekerja keras. Ppkm Darurat sudah diterapkan di Jawa dan Bali," kata Presiden Jokowi melalui akun Facebooknya Jokowidodo yang dilihat,  Kamis 8 Juli 2021.

 

Bahkan,  Jokowi mengingatkan agar jajaranya bekerja keras dalam menangani kasus Covid-19 ini. 

 

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta langkah antisipasi peningkatan kebutuhan tempat tidur di seluruh ruma sakit (RS) Jakarta dan sekitarnya.

 

"Sebagai langkah antisipasi peningkatan kebutuhan tempat tidur di rumah-rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya, pemerintah menyiapkan sejumlah tempat tambahan untuk isolasi bagi mereka yang positif," kata Jokowi. 

BACA JUGA:3 Tips Tampil Cantik dan Ganteng saat WFH di Masa PPKM Darurat, Cek di Sini Gaes!

 

"Di Asrama Haji Pondok Gede yang saya tinjau semalam, pemerintah menyiapkan 900 tempat tidur isolasi, 50 ICU (intensive care unit), dan 40 HCU (high care unit). Fasilitas ini saya harap sudah bisa digunakan dua hari ke depan," ucapnya. 

 

"Di Rumah Susun Nagrak kita siapkan 2.273 tempat tidur dan di Rumah Susun Pasar Rumput sebanyak 3.986 tempat tidur," ungkap dia.  

 

Di samping itu, pemerintah juga menambah kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet sebanyak 1.200 tempat tidur.

 

"Saudara-saudara, pandemi ini belum berakhir. Saya berharap kita semua bergandeng-tangan dan bersama-sama mengakhirinya. Pemerintah menyiapkan vaksin dan layanan kesehatan, dan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan," tutupnya. 

BACA JUGA:Fakta Baru! Ternyata Singapura Ragukan Kemutakhiran Vaksin Sinovac, Karena Alasan ini?

 

Untuk diketahui,  pemerintah telah berlakukan Ppkm Darurat sejak tanggal 3 - 20 Juli 2021 dalam menghadapi lonjakan kadis Covid-19 Ini.  Had Ini dilakukan Untuk menekan lonjakan kadis Covid-19 yang Denali tinggi. Diharapkan dengan penerapan Ppkm Darurat penyebarang wabah Covid bisa selesai. 

 

 

 

Tag Terkait:
Sumber:

BERITA TERKAIT

Ferdinand Hutahaean Komentari UAS Soal Patungan Beli Kapal Selam Baru: Niatnya Besih Bukan Mengejek?

Minggu / 23-01-2022,07:55 WIB

Ferdinand Hutahaean Komentari UAS Soal Patungan Beli Kapal Selam Baru: Niatnya Besih Bukan Mengejek?

Ferdinand Hutahaean Komentari UAS Soal Patungan Beli Kapal Selam Baru: Niatnya Besih Bukan Mengejek?

Nadiem Makarim Aman, Presiden Jokowi Segera Lantik Pejabat Baru di Reshuffle Kabinet Jilid 2, ini Nama-Namanya!

Sabtu / 22-01-2022,07:55 WIB

Nadiem Makarim Tetap Menjabat Sebagai Kemendikbud, Nadiem Menjabat Kemendikbud-Ristek, Pejabat Baru di Kabinet Jokowi, Reshuffle Kabinet Jilid 2

Nadiem Makarim Aman, Presiden Jokowi Segera Lantik Pejabat Baru di Reshuffle Kabinet Jilid 2, ini Nama-Namanya!

Guntur Romli: Penangkapan Munarman Sudah Benar, Jangan Biarkan Dia Bikin Hoax dan Provokasi

Sabtu / 22-01-2022,07:55 WIB

Guntur Romli Dukung Penangkapan Munarman, Munarman Ditangkap Densus 88, Guntur Romli Sebut Penangkapan Munarman Sudah Tepat, Jangan Biarkan Munarman Bikin Provokasi

Guntur Romli: Penangkapan Munarman Sudah Benar, Jangan Biarkan Dia Bikin Hoax dan Provokasi

Gegara Sebut Penangkapan Munarman Hanya Mengada-Ada, Fadli Zon Disindir Pedas Ferdinand Hutahaean dengan Sebutan Meriam Bambu?

Sabtu / 22-01-2022,07:55 WIB

Ferdinand Hutahaean Tanggapi Cuitan Fadli Zon, Ferdinand Dukung Penangkapan Munarman, Ferdinand Sebut Fadli Zon Meriam Bambu

Gegara Sebut Penangkapan Munarman Hanya Mengada-Ada, Fadli Zon Disindir Pedas Ferdinand Hutahaean dengan Sebutan Meriam Bambu?

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_write_close(): Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: