ads header
leftbanner1

Waspada! Pemerasan via WhatsApp: Jangan Dikasih Kalau Ada yang Minta Kode OTP, Begini Kronologinya!

Waspada! Pemerasan via WhatsApp: Jangan Dikasih Kalau Ada yang Minta Kode OTP, Begini Kronologinya!


Modus Pemerasan via WhatsApp, Minta Nomor Kode OTP||Trendingnews.id

WERADIO.CO.ID - Mengejutkan! Baru-baru ini, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri ungkap modus baru aksi Pemerasan.

banner body artikel 1

Pemerasan, dilakukan via aplikasi komunikasi Whatsapp yang saat ini menjadi favorit para pengguna handphone.

Untuk itu, pihak Dittipidsiber mengajak semua masyarakat untuk lebih hati-hati dan waspada terhadap tindak Kriminal yang terbilang baru ini.

banner body artikel 2

Lantas, Dittipidsiber pun via akun Instagram @siberpolri, menginformasikan kronologi si pelaku dalam menjerat calon korbannya.

(BACA JUGA:Hakim Minta Habib Rizieq Lepas Atribut Syal Bermotif Bendera Palestina: Masalah itu Jangan Dibawa Masuk )

Pertama, oknum berusaha mengambil alih Whatsapp target Korban. Langkah yang kerap digunakan para penjahat ialah dengan meminta kode one-time password (OTP) yang dikirimkan Whatsapp melalui SMS kepada penggunanya.

banner body artikel 3

Nah, di saat ada tindakan yang mencurigakan atas adanya Kode Otp berupa 6 digit masuk ke ponsel Anda, sebaiknya jangan memberikan kode itu kepada siapapun, terlebih jika dari orang yang tak dikenal meminta dengan dalih apapun.

Pasalnya, jika Kode Otp diberikan kepada pihak yang tak dikenal, maka Whatsapp nantinya akan diambil alih oleh oknum tersebut.

Kemudian oknum akan melakukan tindakannya dengan mengobrol dan meminta gambar yang tidak senonoh, seperti dikutip Trendingnews.id viar Tribrata News.

(BACA JUGA:Demokrat Berharap Bisa Masuk 3 Besar di Pemilu 2024, AHY: Kalau Masuk Papan Atas, Alhamdulillah! )

Lalu, gambar-gambar yang telah diperoleh oknum tersebut akan digunakan untuk mengancam Korban dengan akun yang sudah diambil alih untuk mendistribusikan gambar tersebut.

banner body artikel 6

leftbanner2
Tag Terkait:
Sumber:

leftbanner3

BERITA TERKAIT

Dua Petugas Keamanan Menjadi Korban Akibat Angin Kencang di Karimun

Kamis / 21-07-2022,22:00 WIB

Dua petugas keamanan industri perkapalan meninggal dunia terkena reruntuhan bangunan pos sekuriti yang roboh

Dua Petugas Keamanan Menjadi Korban Akibat Angin Kencang di Karimun

Tingkatkan Penjagaan dan Keamanan di Pos Penyekatan, Polri Siapkan Pasukan Bersenjata

Senin / 17-01-2022,07:55 WIB

Polri menurunkan petugas dilengkapi senjata api untuk menghindari tindak kriminal di jalur mudik

Tingkatkan Penjagaan dan Keamanan di Pos Penyekatan, Polri Siapkan Pasukan Bersenjata

Seolah 'Colek' Pemerintah Indonesia, Fahri Hamzah Ingatkan Janji Presiden Soekarno Soal Palestina Pada 1962

Minggu / 16-01-2022,07:55 WIB

Fahri Hamzah ingatkan janji Presiden Soekarno untuk Palestina saat pidato pada 1962

Seolah 'Colek' Pemerintah Indonesia, Fahri Hamzah Ingatkan Janji Presiden Soekarno Soal Palestina Pada 1962

Kesal Kelakuan Bejat Guru Ngaji Cabuli Muridnya, Sekjen PBNU: Tak Bisa Ditolerir, Harus Dihukum Berat!

Sabtu / 15-01-2022,07:55 WIB

Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini kecam aksi bejat guru ngaji cabuli murid di bawah umur hingga 5 kali

Kesal Kelakuan Bejat Guru Ngaji Cabuli Muridnya, Sekjen PBNU: Tak Bisa Ditolerir, Harus Dihukum Berat!
leftbanner4
footerbanner