Dominasi Round 3-4 di Mandalika, Honda Racing Indonesia Optimistis Kunci Gelar di Round 5-6 Desember
Alvin Bahar (HRI) di podium ITCR 3500 dengan trophi dan pengargaan sebagai fastest lap di kelas itu. -weradio.co.id-Nonnie Rering
BACA JUGA:Aksi Dedolarisasi Makin Masif, China Lepas US Dolar Senilai Rp 860 Triliun
Tapi, Alvin bermain tenang hingga menyudahi 12 lap di posisi pertama dengan waktu 23 menit 05,786 detik dengan fastest lap 1:52,793 dan kecepatan puncak mencapai 193,20 km/jam tercepat dari seluruh kelas kejurnas ITCR. Alvin jelas bangga lantaran Honda Civic Type R nya mampu mempertajam rekor meski hanya 0,1 detik dari 1:52,8 menjadi 1:52,7.
"Kami melakukan semua yang kami bisa dan dukungan kendaraan sangat mumpuni sehingga bisa mempersembahkan hasil terbaik. Semoga ini bisa terus dipertahankan," tutur Alvin bangga. Posisi kedua di kelas ini diisi Apip Ginanjar disusul Teddy Darmansyah. Posisi empat dan lima ditempati Muhammad Iqbal dan Hendra Kamdani.
Di kelas ITCR 1500, Avila Bahar belum bisa tampil penuh lantaran masalah teknis. Jebolan Vokasi Universitas Indonesia ini berharap akan memperbaikinya di dua seri terakhir pada Desember mendatang. Yang lebih menakjubkan adalah kehadiran ibunda Alvin dan Oma dari Avila, Evi Bahar Laloan yanh hadir di Mandalika sejak awal.
Evi yang sudah puluhan tahun bermukim di Belanda memilih hadir langsung di Mandalika guna mendukung anak dan cucunya di balapan. Mantan pembalap era 70-80 an bersama suaminya (alm) Aswin Bahar ini mengaku bangga dengan putra dan cucunya Alvin dan Avila Bahar yang masih meneruskan karir ia dan alm. suaminya di lintasan balap.
BACA JUGA:Bumi Serpong Damai Raih Prapenjualan Rp 7,10 Triliun Hingga Triwulan III
“Saya senang sekali mensupport mereka, apalagi keduanya terus bersama Honda, pabrikan yang membesarkan saya dan Aswin. Syukur mereka menang terus,” tutur Evi yang akan kembali ke Belanda paro November nanti.