Dari Kampus ke Lokasi Bencana, Ini Kiprah Tim PNP di Agam dan Pariaman
Politeknik Negeri Padang melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus pada Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Barat. -Weradio.co.id-PNP
JAKARTA, Weradio.co.id – Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus pada Tanggap Darurat Bencana di sejumlah wilayah terdampak Bencana alam di Sumatera Barat.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin, 20-22 Desember 2025 ini, merupakan wujud kepedulian dan kontribusi aktif perguruan tinggi dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.
Kegiatan diawali dengan keberangkatan tim pengabdian PNP dari Kota Padang menuju lokasi bencana, Sabtu, 20 Desember 2025.
Tim membawa berbagai bantuan logistik yang sangat dibutuhkan masyarakat. Perjalanan menuju daerah terdampak tidak mudah, mengingat kondisi jalan yang belum sepenuhnya pulih.
BACA JUGA:Kolaborasi IPSM Nasional dan Insan Kalbe Bergerak Sehatkan Cikarang
Tim harus melewati sejumlah titik rawan longsor, terutama di kawasan Kelok 44, Kabupaten Agam, yang dikenal rentan akibat curah hujan tinggi dan pergerakan tanah.
Meski menghadapi medan yang sangat berat, semangat tim pengabdian tetap tinggi. Mereka melanjutkan perjalanan menuju Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, yang menjadi lokasi utama penyaluran bantuan. Setibanya, di lokasi, tim segera menyalurkan logistik berupa beras, kebutuhan pokok, dan sembako lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat pascabencana.
Selain di Nagari Matua Mudiak, sebagian bantuan logistik juga disalurkan ke Nagari Tigo Balai yang berada tidak jauh dari lokasi utama kegiatan.
Penyaluran bantuan di nagari ini difokuskan pada penyediaan beras dan sembako sebagai upaya pemerataan distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak di wilayah sekitar.
BACA JUGA:Membaca Tragedi Sumatera dengan Kacamata Green Criminology
Pada hari terakhir kegiatan, Senin, 22 Desember 2025, tim pengabdian melanjutkan misi kemanusiaan dengan menyalurkan paket sembako, khususnya beras, ke Nagari Pasie Laweh, Kabupaten Padang Pariaman.
Wilayah ini juga termasuk daerah terdampak bencana dan membutuhkan dukungan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Setelah seluruh rangkaian penyaluran bantuan selesai, tim pengabdian PNP kembali ke Kota Padang. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang solid antara tim pengabdian, mahasiswa, pemerintah nagari, dan masyarakat setempat.
Kegiatan tanggap darurat bencana ini dipimpin oleh Yuhefizar dengan anggota tim Yori Adi Atma, Raemon Syaljumairi, Harfebi Fryonanda, dan Sumema.